Mohon tunggu...
Mini GK
Mini GK Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Muda Yogyakarta

Mini GK; perempuan teman perjalanan buku dan kamu ^^ Penerima penghargaan karya sastra remaja terbaik 2015 Penulis novel #Abnormal #StandByMe #LeMannequin #PameranPatahHati

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Menulis di Platform Digital Jadi Tren 2021

6 Januari 2021   22:45 Diperbarui: 6 Januari 2021   23:07 729
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Berkarya di depan laptop/dokpri

Tren 2021 tentang geliat tulis menulis agaknya masih tidak jauh beda dengan tren tahun 2020. Semua bermula dengan adanya pandemi. Sudah setahun lebih pandemi mengajarkan bahkan dengan memaksa banyak sektor untuk berinovasi jika ingin tetap langgeng.

Dunia tulis dan penerbitan menjadi salah satu sektor yang dihajar babak belur oleh covid-19. Toko buku seketika lenggang. Sunyi. Buku-buku di rak menggigil tanpa ada lagi sentuhan. Mesin-mesin cetak berangsur kehilangan beban beratnya. Nyaris kelangsungan operasi diambang pintu bangkrut. Sebelum semua terlanjut, penerbit dan percetakan mulai mengurangi produksi. Bahkan ada yang sampai menutup usaha sejenak dan banting setir dengan usaha baru (membuat masker dan hand sanitizer adalah salah satu contoh usaha baru).

Sepanjang tahun 2020 semua mulai beralih ke digital. Tren meeting online, sekolah online, arisan online, webinar mulai ramai-ramai digencarkan. Semua dengan alasan dan tujuan sama; bertahan.

Begitu juga dengan penulis. Produksi buku cetak memang berkurang. Acara dan panggung sastra nyaris mati suri. Bedah buku dan jumpa fans harus rela ditiadakan. Untungnya telah sejak beberapa waktu lalu banyak muncul platform menulis. Lewat platform inilah banyak penulis mencoba bertahan. Bahkan yang tadinya tidak menulis mulai mencoba menjadi penulis. Dikarenakan akses menulis di platform tergolong mudah.

Menulis di platform menurut kacamata saya  akan tetap menjadi tren 2021. Bahkan mungkin beberapa waktu ke depan. Bukan tanpa alasan, jelas alasan utamanya adalah akses mudah. Alasan lainnya menulis adalah healing. Tingkat stress semakin hari semakin tinggi. Aktivitas menulis adalah salah satu bentuk penyembuhan.

Tidak perlu saya sebut platform menulis apa saja yang saat ini banyak digandrungi. Kompasiana masih jadi salah satu platform ruang menulis yang akan selalu diminati. Sepanjang fitur dalam platform cukup mudah diakses tidak akan lari pelanggan ke tempat lain.

Bukan semata-mata karena orang ingin terus eksis menjadi penulis. Dari platform menulis juga bisa menghasilkan uang. Tren 2021 aroma-aromanya makin banyak platform yang akan menawarkan banyak kesempatan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Bagaimana cara dapat penghasilan dari menulis di platform?

Tidak jauh beda dengan menulis di buku. Menulis di platform juga dibutuhkan energi besar. Butuh marketing ciamik. Pula harus ditunjang dengan kesungguhan paripurna.
Jika kualitas tulisan kita bagus, bisa diganjar dengan koin yang bisa dicairkan. Yang artinya sumber penghasilan.

Bisa juga ikut lomba. Ada platfrom menulis yang mengganjar sang juara dengan nominal puluhan hingga ratusan juta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun