Mohon tunggu...
Mim Yudiarto
Mim Yudiarto Mohon Tunggu... buruh proletar

Aku hanyalah ludah dari lidah yang bersumpah tak akan berserah pada kalah....

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Perempuan yang Memadamkan Rembulan

20 September 2020   07:39 Diperbarui: 20 September 2020   07:42 81 13 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Perempuan yang Memadamkan Rembulan
pexels.com

Perempuan itu nampak sedang memadamkan rembulan. Tangannya memegang siang. Sorot matanya kelabu. Mengalahkan langit yang sedang biru.

Perempuan itu menolak malam. Dia adalah dinihari. Penghuni dari kerajaan sunyi.

Perempuan itu menghela matahari. Bahunya seletih nyala api. Di saat tungku telah nyaris mati.

Kepada gerimis, perempuan itu mengadukan kemarau yang membuatnya tak bisa menanam bunga. Katanya; halaman rumahku berduka.

Kepada pagi, perempuan itu berbincang tentang senja. Ujarnya; hatiku berada di wilayah sandyakala.

Kepada dirinya, perempuan itu menatap sepasang mata. Menyaksikan kesepian menetap di sana.

Bogor, 20 September 2020

 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x