Mohon tunggu...
Mim Yudiarto
Mim Yudiarto Mohon Tunggu... buruh proletar

Aku hanyalah ludah dari lidah yang bersumpah tak akan berserah pada kalah....

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Perihal Kenangan

11 Juli 2019   02:34 Diperbarui: 11 Juli 2019   02:36 0 10 2 Mohon Tunggu...
Perihal Kenangan
pixabay.com

Pada sepetik sunyi, lahirlah melodi patah hati
di balik narasi masa silam, yang redup dan temaram
dari kenangan yang lampunya tak menyala, nyaris gulita

Pada jejaknya yang samar, nampak ilustrasi ingkar
terhadap perihal sakit, atas luka yang belum selesai dijahit
dari kenangan pahit, yang terus saja gagal berkelit

Kenangan adalah kubangan
bagi sejarah yang tak bisa dihapuskan
sebab tertulis di dinding hati
lalu menjadikan ruangnya berpartisi
tempat kita terus saja bekerja
mengisi ruang kosong yang ada
dengan harapan demi harapan
yang kelak juga akan ditakdirkan
menjadi serpih demi serpih kenangan

Langkat, 11 Juli 2019





 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x