Mohon tunggu...
Milton Napitupulu
Milton Napitupulu Mohon Tunggu... Milton ministry

Bincang-bincang Generasi Emas Batak

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Menolong Seseorang, Sulit Menceritakannya

15 Mei 2019   17:57 Diperbarui: 15 Mei 2019   18:13 0 0 0 Mohon Tunggu...
Menolong Seseorang, Sulit Menceritakannya
Peserta Pelatihan Konseling Pastoral Photo bersama dengan Trainer, Milton Napitupulu

Pada hari Minggu, 12 Mei 2019, saya membawa topik "Membongkar Potensi Peduli Individu" di Program Milton Ministry Goes to The Youth dengan mengadakan "Pelatihan Konseling Pastoral" kepada 20 orang pemuda, mahasiswa dari STT-HKBP, USI dan UHN yang bergabung dalam GMKI. Saya mengajukan satu pertanyaan, "Ingatlah seseorang yang pernah kamu tolong dan ceritakanlah". Ada peserta mengaku, ada rasa sulit menjawabnya. 

Saya bertanya, Mengapa ada rasa sulit menjawabnya?

Selama Anda tidak menceritakan pertolongan yang pernah Anda lakukan kepada seseorang, dan selama itu tidak dibahas, selama itu pula potensi kemampuan berkonseling Anda tidak terbongkar. Saya tahu, bahwa ada yang mengajarkan supaya "ketika tangan kanan memberi, tangan kiri tidak mengoceh" artinya, Anda merasa, tidak baik menceritakan pertolongan yang pernah kita lakukan kepada seseorang. 

Perlu saya ingatkan, bahwa, kita sedang berada di kelas Pelatihan Konseling Pastoral dan Anda adalah orang yang mempunyai kemauan menolong sesama manusia. Memahami konseling pastoral, etimologi, terminologi, dan sebagainya tentang Konseling Pastoral ada banyak di google, itu gampang. 

Saya mau meyakinkan semua peserta bahwa di dalam diri setiap orang ada potensi memedulikan sesamanya / seseorang di luar dirinya. Saya juga berkeyakinan bahwa setiap orang pernah memedulikan seseorang di hidupnya. Pertanyaannya, apakah pertolongan yang Anda lakukan itu benar? Salah? Atau ..... ada yang perlu kita bincangkan?

Hati-hati !!! Hari Ini kata "Tolong Menolong" mengalami makna yang direndahkan. Seorang koruptor merasa dirinya menolong seseorang dengan memanipulasi data. Penipuan, kejahatan biasanya terjadi dengan bertopengkan tolong menolong di awalnya. Di pengadilan, kepolisian, BUMN, Kementerian ada terjadi tolong-menolong dan rawan melanggar aturan dan peraturan; di kampus-kampus swasta maupun negeri pun rawan terjadi tolong menolong yang bertentangan dengan hukum, agama, budaya dan sebagainya. Tingginya kerusakan di kehidupan sosial masyarakat adalah wajah dari direndahkannya arti dan makna tolong menolong.

SaLaM MiLtOn MinIstRy BinCaNG-BiNcaNg GeNerASi eMaS BaTaK LaS rOhaKkU

Penulis : Milton Napitupulu