Mohon tunggu...
MHD ROSYID NST
MHD ROSYID NST Mohon Tunggu... MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SUMATERA UTARA PERBANDINGAN MAZHAB

TUGAS KKN-DR UINSU

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Hikmah Keutamaan Wudhu dalam Menjaga Kesehatan dan Kebersihan

14 Agustus 2020   17:19 Diperbarui: 14 Agustus 2020   17:39 60 1 1 Mohon Tunggu...

Oleh: Mhd Rosyid Nst

Jurusan Perbandingan Mazhab

TUGAS KKNDR UINSU KELOMPOK 85

Publik dunia belakangan ini sibuk menyimak pemberitaan tentang mewabahnya virus corona. Wabah ini pertama kali diumumkan pada 31 Desember 2019, bermula dari Kota Wuhan, Tiongkok dan dalam hitungan hari telah menyebar hingga ke 16 negara.  Virus corona menyebar seperti influenza pada umumnya, yaitu melalui batuk dan bersin orang yang terinfeksi. Penularan virus ini bisa terjadi lewat sentuhan tangan, wajah, dan pegang2wwan pintu atau bagian lain yang umum di sentuh oleh penderita.

Sebelum munculnya virus corona (covid-19) islam telah mengajarkan cara mencegah dan mengantisipasi segala penyakit sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad shallallahu' alaihi wa sallam (SAW). Selain menjaga pola hidup sehat, Rasulullah memerintahkan umatnya menjaga wudhu.

Seperti yang dikatakan wali kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad yang menyebut wudhu sebagai penangkal virus. Dengan memelihara wudhu kita ini, bisa mencegah virus menempel didalam tubuh termasuk virus corona. "untuk menangkal sebenarnya kalau umat islam sudah bisa menangkal suatu virus. Virus apa pun ya dengan kita berwudhu, dengan kita memelihara wudhu itu penangkalan virus-virus apa saja," kata idris di Polresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, kamis (5/3/2020) kepada detik.com.

Islam mengajarkan umatnya agar selalu menjaga kebersihan, dimana ini tidak dapat dipisahkan dari keimanan. Seorang muslim yang tidak menjaga kebersihan dan kesucian berarti mengbaikan sebagian nilai-nilai keimanannya. Dalam agama Islam kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Dikutip dalam buku "kedahsyatan wudhu" oleh Drs. Moehari Kardojo. Islam sangat memperhatikan kebersihan.

Salah satu buktinya adalah adanya ajaran thaharah paling umum digunakan adalah pembersihan atau penyucian diri dari hadats kecil dan besar. Hadats kecil merupakan kondisi yang mengharuskan seorang muslim untuk berwudhu sebelum menjalankan ibadah seperti sholat, menyentuh mushaf Al-qur'an, dan ibadah lainnya. Hadats besar merupakan kondisi yang mewajibkan seseorang muslim melakukan mandi junub. Yaitu mandi membasahi seluruh tubuh setelah melakukan hubungan suami istri, haid, nifas, wiladah, dan mualaf yang baru masuk islam).

Thaharah yang paling sering di kerjakan adalah berwudhu karena dilakukan setiap akan sholat. Kewajiban bersuci sebelum sholat ini di perintahkan Allah SWT dalam surah Al-Maidah ayat 6:" Hai  orang-orang beriman , apabila kalian hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan siku, dan sapulah kepala kalian dan basuh kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu.". Seirama dengan ayat diatas, Rasulullah SAW bersabda:"tidak diterima sholat salah seorang dari kalian jika berhadats hingga dia berwudhu." (HR. Bukhari dan Muslim).

Syariat wudhu ini membersihkan segala kotoran najis dan hadas. Selain itu, wudhu juga bermanfaat untuk kesehatan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa wudhu yang dilakukan secara benar akan memberi manfaat bagi kesehatan karena mampu merangsang dan menstimulus energy dalam tubuh serta melancarkan peredatan darah.

Para peneliti luar negeri juga banyak yang meneliti tentang manfaat wudhu. Salah satunya adalah psikiter dan neurology berkebangsaan Austria, Leopold Werner von Ehrenfels. Berdasarkan  hasil penelitiannya, Von Ehrenfels mengatakan bahwa berwudhu menjadikan tubuh selalu sehat. Air wudhu merangsang saraf-saraf tubuh manusia. Hasilnya, tubuh orang yang sering berwudhu selalu sehat. Sama seperti Salem, Von Ehrenfels juga mengemukakan  kalu berwudhu dapat mencegah penyakit kulit.

Berkumur- berkumur saat berwudhu dapat menjaga kebersihan mulut dan kerongkongan dari peradangan dan membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel. Sedangkan membasuh wajah dan kedua tangan sampai siku, serta kedua kaki memberi manfaat menghilangkan debu-debu dan berbagai bakteri atau virus. Saat berwudhu, disunnahkan melakukan istinsyaq ( memasukkan air ke dalam hidung) sebanyak tiga kali lalu menyemburkannya ke luar. Karenanya orang yang selalu salah berwudhu mayoritas hidung mereka bersih, tidak terdapat berbagai mikroba, bakteri, ataupun virus.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x