Mohon tunggu...
Mesiyarti Manar
Mesiyarti Manar Mohon Tunggu... lovable mother of two amazing sons, Interested in Linguistics studies and freak of travel the world,

Youtuber, Traveler, and lecturer

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Jejak Sejarah Ananta Samakhom Throne Hall

17 Oktober 2019   08:12 Diperbarui: 17 Oktober 2019   08:19 22 3 2 Mohon Tunggu...
Jejak Sejarah Ananta Samakhom Throne Hall
dok. pribadi

Pada tahun 2017 saya trip ke Bangkok Thailand, salah satu wishlist negara yang pernah saya rencanakan, alhamdulillah terlaksana, berangkat bareng CK Travel dalam rangka the women trip ke Bangkok.

Sebenarnya destinasi ini tidak masuk dalam itinery yang ada, hanya saja saya tipe ora orang ga betah jika destinasi kebanyakan shoping center mulu. Jadilah hari ketiga, saya mengajak 3 orang teman, pastinya satunya roomate saya untuk keluar dari rute travel hari itu (dasar rusuh hahaha)..

Kami menginap di Ibis Hotel Bangkok, kemudian memesan grab car. Istana ini menjadi destinasi ketiga setelah Wat Arun, Wat Poh. Sebelum berangkat ke Bnagkok, saya membuat survei dulu tentang destinasi-destinasi seputaran Bangkok, maksudny yang bisa naik grab car ajah tapi ga mahal sekitar 25ribu - 50ribuah lah sekali naik.

Istana yang berada dalam komplek Istana Dusit ini sangat megah dengan perpaduan arsitektur bergaya Renaissance dengan arsitike berkebangsaan Italia. Samping berdiriny ikon rumah khas Thailand berwarna keemasan.

Istana yang dibangun oleh Raja Rama V (King Chulalongkorn) pada tahun 1905 dan selesai pada tahun 1915 ini dulunya digunakan sebagai gedung Parlemen Thailand, saat ini istana ini difungsikan sebagai museum kerajaan dan perayaan acara acara kenegaraan.

Istana yang berlokasi di Royal Plaza ini dihiasi oleh lukisan Galileo Chini dan Calo Reguni di setiap dindingnya. Lukisan itu menggambarkan sejarah dinasti Chakry mulai dari raja pertama hingga terakhir. 

Di belakang saya itu antrian warga atau turis yang akan masuk ke dalam museum. Untuk masuk ke dalam museum akan melewati metal detector. Tas, handphone, kamera, dan semua alat elektronik harus dititikpkan ke dalam loker, anda tidka boleh membawanya ke dalam.

Jadi, bagi yang udah ngayal mau poto poto yang ada di museum pupus sudah dah..dah.. (hiks, saya salah satunya)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x