Mohon tunggu...
Mellysa Widyaningsih
Mellysa Widyaningsih Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Politeknik Negeri Semarang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Pemanfaatan Limbah Jerami Menjadi Pot Organik Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Desa Kalikudi

11 September 2021   20:45 Diperbarui: 11 September 2021   21:30 973
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Semarang yang bergerak dibidang Pengabdian Masyarakat atau biasa di singkat PKM-PM, membuat sebuah inovasi pemanfaatan limbah jerami menjadi pot organik

Dengan Mellysa Widyaningsih (D4- Komputerisasi Akuntansi) sebagai ketua tim dan 4 anggota diantaranya Dita Putri Citraningtyas (D3- Teknik Telekomunikasi), Retno Prihartini (D3- Teknik Konversi Energi), Ulfa Almira Istiqomah (D3- Teknik Telekomunikasi), dan Yuni Wiji Astuti (D4- Analis Keuangan) dengan dosen pembimbing  Ibu Dra. Mardinawati, M.M .

Melihat kondisi di Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap yang memiliki lahan sawah sangat luas, menjadikan sebagian masyarakat di lokasi tersebut bermatapencaharian sebagai petani. Ketika musim panen tiba maka akan menyisakan limbah hasil panen salah satunya yaitu limbah jerami.

Dokpri
Dokpri

Meskipun limbah jerami tergolong limbah organik, namun beberapa petani masih banyak menggunakan cara yang salah dalam menyingkirkan limbah tersebut dengan cara pembakaran jerami. Hal ini mengakibatkan masyarakat sekitar terutama ibu-ibu sering mengeluh asap pembakaran limbah jerami masuk ke dalam lingkungan mereka. 

Telah kita ketahui bahwa polusi udara yang dapat memberikan dampak buruk pada sistem pernafasan manusia. Selain itu, proses pembakaran jerami juga berdampak negatif pada lahan sawah yang menyebabkan sebagian  unsur hara dalam tanah mudah menguap (volatile) dan mengurangi tingkat kesuburan tanah. 

“Karena masih banyak petani yang belum bisa memanfaatkan limbah jerami dengan baik, dan keluhan dari masyarakat akibat pembakaran jerami. Maka dari itu, tim kami ingin membuat inovasi dengan memberikan edukasi  kepada para petani untuk mengolah  limbah jerami menjadi hal yang lebih  bermanfaat dan  ramah lingkungan yaitu dengan mengolahnya menjadi pot organik. Pot organik ini bukan hanya menyelesaikan masalah polusi udara akibat pembakaran limbah jerami, tetapi juga dapat menjadi peran pengganti polybag (pot plastik) sebagai media tanam dan dapat sekaligus menjadi pupuk bagi tanaman. ” Ungkap Mellysa sebagai ketua tim.

Maka dari itu, tim PKM-PM berkaloborasi dengan Kelompok Tani Kedawung Lestari di Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala untuk mewujudkan inovasi tersebut yang akan sangat bermanfaat bagi semua warga Desa Kalikudi.  

Dokpri
Dokpri

Tim mengadakan sosialisasi dan pelatihan pertama pemanfaatan limbah jerami menjadi pot organik pada hari Minggu, 07 Agustus 2021. Kegiatan tersebut diawali dengan pengenalan tim, pemaparan kegiatan inti, dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pot organik yang diarahkan langsung oleh tim. Selain memberikan edukasi terkait pemanfaatan limbah, Tujuan dari kegiatan ini juga ingin memberikan pemahaman secara langsung terkait pembuatan pot organik dengan menggunakan mesin produksi. Seluruh pertemuan antara tim dan mitra selalu mematuhi protokol kesehatan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun