Mohon tunggu...
Melki Nino
Melki Nino Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

Manusia adalah makluk pecinta. Dengan cinta manusia berusaha untuk memunculkan eksistensinya sebagai makluk rasional untuk membagikan cinta kepada sesamanya.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Relasi "Aku Religius" dan "Liyan" (Yang Lain)

27 Oktober 2021   12:11 Diperbarui: 27 Oktober 2021   12:15 67 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

Relasionalitas Liyan dan Tuhan
Relasionalitas liyan dan Tuhan merupakan bagian yang sangat penting. Mengapa? Karena dalam relasi tersebut liyan menghadirkan diri untuk menjalin relasi yang mesra dengan Tuhan sebagai keindahan sejati.

Sebagai keindahan sejati, liyan menghadirkkan diri secara penuh untuk membangun relasi yang harmonis dan membahagiakan. Membahagiakan berarti bahwa liyan yang juga memiliki keakuannya masing-masing berusaha untuk membangun relasi yang intim dengan Tuhan sehingga kehidupan liyan semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

Tuhan adalah sang keindahan itu sendiri. Keindahan berarti relasi yang dibangun secara keseluruhan. Keseluruhan menandakan keindahan dalam hal relasi. Relasionalitas liyan dan Tuhan merupakan relasi yang sangat mendalam karena liyan selalu mencari dan membangun relasi yang indah bersama Tuhan.

Liyan juga sering dipandang sebagai bagian yang harus dikucilkan dan dipinggirkan, tetapi bagi Tuhan liyan adalah ciptaannya yang paling indah. Mengapa? Karena Tuhan tidak pernah membeda-bedakan tetapi Ia selalu melihat semua ciptaan-Nya terkhususnya liyan adalah indah karena liyan menjadi bagian percikan sang keindahan itu sendiri.

Relasionalitas liyan dan Tuhann adalah yang membahagiakan. Mengapa? Karena di dalam Tuhan liyan berusaha untuk mencari makna hidupnya dan berusaha untuk berserah kepada-Nya. Tuhan selalu memberikan kebahagiaan kepada mereka yang mau datang berserah kepda-Nya.

Tuhan adalah mahapengasih dan mahapemurah oleh karena itu, dalam relasi ini liyan berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai pemilik kebahagiaan itu sendiri.  

"Liyan merupakan mereka yang terpinggirkan dan yang menempati wilayah pinggiran kehidupan serta liyan identik dengan keterbelakangan."  Hal demikian dalam pemikiran manusia ini menjadi mungkin dan bahkan liyan juga di lihat sebagai bagian yang mendatangkan banyak permasalahan dan penderitaan, namun di hadapanTuhan liyan menjadi bagian yang indah, baik, dan bahagia.

Di hadapan Tuhan liyaan adalah mereka yang indah karena selalu berserah kepada Tuhan dan di hadapan Tuhan liyan ialah mereka yang baik karena mereka sealu taba walaupun mereka banyak dihadapkan padabanyak tantangan.

Relasionalitas liyan dan Tuhan juga merupakan relasi yang saling mencintai. Mengapa karena Tuhan adalah sang cinta itu sendiri sehingga ketika liyan berelasi dengan Tuhan maka liyan akan dipenuhi dengan cinta itu sendiri. Sebab sang cinta itu seperti magnet yang menarik dan memikat liyan untuk membangun relasi yang indah dan harmonis dengan-Nya.

Cinta itu mengenal rujukan. Rujukan liyan bukanlah liyan yang lain, tetapi Dia, sang sumber cinta atau sang Cinta itu sendiri. Dan yang disebut rujukan dalah fondasi. Fondasi cinta liyan adalah Tuhan sendiri. Sebab karakter cinta tidak pernah selesai atau  selesai dalam pengalaman sehari-hari. Karakter cinta itu menunjuk kepada realitas yang mengatasi segala ciptaan.

 Pendapat di atas  sungguh sangatlah menarik karena dalam relasi liyan dan Tuhan rujukan yang disasar liyan adalah Tuhan yang adalah sang cinta itu sendiri. Tuhan menjadi fondasi yang indah untuk membangun relasionalitas yang harmonis. Sebagai fondasi yang indah tentu liyan akan semakin betah membangun "kediaman" di atas fondasi itu dengan tujuan untuk semakin mendekatkan dri dengan Tuhan melalui doa, dan bermeditasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan