Hijau

Kulit Singkong, Si Penjinak Api

6 Oktober 2017   14:16 Diperbarui: 6 Oktober 2017   14:38 625 0 0
Kulit Singkong, Si Penjinak Api
d2436y6oj07al2.cloudfront.net

Maraknya ledakan terhadap tabung gas elpiji 3 kg menjadi pemicu munculnya kobaran api. Hal ini membuat warga menjadi resah dan stabilitas terganggu. Terkadang warga salah sigap dalam mengambil tindakan saat kebakaran berlangsung. Mereka memadamkan api dengan menyiramkan air secara langsung. Padahal dengan cara ini malah akan menambah masalah dan kobaran api akan semakin meningkat.

Salah satu solusi memadamkannya adalah dengan sari kulit singkong. Siapa yang peduli dan mau menaruh perhatian pada kulit singkong? Jangankan kulit, dagingnya pun tak mendapat perhatian. Meskipun kulit singkong dianggap sebagai limbah, namun memiliki kontribusi sebagai penjinak api yang ramah lingkungan.

Mengapa harus sari kulit singkong? Karena di dalam sari kulit singkong terdapat kandungan zat tripotasiumsitrat yang berfungsi untuk mencegah lompatan energi elektron melewati titik kritis di lapisan terluar atom saat pembakaran. Pada daging singkong sendiri ada namun lebih banyak terdapat pada sari kulit singkong. Bersadarkan sumber sari kulit singkong yang dikembangkan bisa memutuskan reaksi kimia berantai dalam proses kebakaran.

Dengan menggunakan sari kulit singkong kita telah mengurangi sebagian limbah, lebih hemat biaya dan penggunaan yang ramah lingkungan. Selain itu, sari kulit singkong mudah di temukan.