Mohon tunggu...
Melda Widayanti Okta
Melda Widayanti Okta Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Jadilah seperti padi dan air walaupun ia sederhana tetapi mampu memberikan manfaat kepada banyak orang 🌾

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Senja Kelabu

13 Oktober 2021   08:28 Diperbarui: 14 Oktober 2021   21:34 91 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

 

Langit dihari ini sangatlah berbeda dengan hari-hari sebelumnya, bagaimana tidak langit itu dipenuhi dengan warna abu-abu disekelilingnya. Aku tidak tau bagaimana hal itu bisa terjadi begitu saja. Hal yang tidak terlintas pada pikiran  sebelumnya, tapi awan dan embun sangat bersemangat dengan adanya senja diwaktu itu. Awan pun menghampiri ku (embun) dengan penuh tanda tanya?.

“Awan bagaimana keadaan mu apakah baik-baik saja hari ini”?  Tanya awan

“Iya baik-baik saja ko wan” dengan wajah menatap awan dan sedikit senyum tipis

“ benar nih bun” tanya awan dengan nada sedikit kencang

“Gausah marah-marah juga dong wan, biasa aja” ucap embun dengan nada emosi

Nah kan, kamu yang emosi dan marah-marah sama aku bun !

Ahh udah lah aku mau pulang dulu,  embun yang memalingkan wajahnya dari awan

Tunggu bun ! dengan tergesa-gesa mengejar embun dan mencoba mencegah nya pergi untuk pulang

Awan menarik tangan embun dengan penuh hangat, dan kasih sayang. “Bun jangan emosi lagi yaa, ucap awan sambil memeluk embun. Aku gak ada maksud buat marah-marah ko” ucap awan

Tapi embun sudah membabi buta?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan