Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... Lainnya - β–  π»π‘œπ‘π‘–: 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑙𝑖𝑠 π‘‘π‘Žπ‘› π΅π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘”π‘– πΎπ‘Žπ‘‘π‘Ž β–  π‘Šπ‘Ÿπ‘–π‘‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ π‘ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘’ π‘“π‘œπ‘Ÿ π‘–π‘›π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘€π‘’π‘Ÿπ‘–π‘›π‘”. πΉπ‘œπ‘Ÿ π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘‘, π‘π‘’π‘Žπ‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ 𝑗𝑒𝑠𝑑𝑖𝑐𝑒

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kelahiran Sebuah Sajak

18 September 2021   06:48 Diperbarui: 18 September 2021   06:59 119 26 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kelahiran Sebuah Sajak
"Aksara-aksara melahirkan sajak" (Dokpri, MYT)

Tak ada yang bisa menghalangi kelahiran sebuah sajak. Meskipun sajak hidup di negeri terjajah. Dan di depan matamu hadir moncong senjata penjajah. Sekalipun perang dunia pecah.

Sajak akan terlahir bersama lesatan peluru. Larik-larik berpencar bersama hamburan bubuk mesiu. Bait-bait meledak bersama dentuman meriam. Diksi-diksi tercipta dalam setiap teriakan menjemput kematian.Β 

Sajak-sajak akan terlahir, meskipun kedua tanganmu diborgol. Meskipun mulutmu disumbat sebuah pistol. Meskipun tubuhmu luka parah dan darah mengalir. Sajak akan lahir bersama darah yang mengalir.

Tak ada yang bisa menghalangi sajak yang selalu siap terlahir. Bahkan sampai di saat engkau merasakan dunia di detik terakhir. Sebab, dalam rasa sajak-sajak selalu lahir. Tertulis indah di hatimu, meskipun engkau bukan penyair.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan