Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... Lainnya - β–  π»π‘œπ‘π‘–: 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑙𝑖𝑠 π‘‘π‘Žπ‘› π΅π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘”π‘– πΎπ‘Žπ‘‘π‘Ž β–  π‘Šπ‘Ÿπ‘–π‘‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ π‘ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘’ π‘“π‘œπ‘Ÿ π‘–π‘›π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘€π‘’π‘Ÿπ‘–π‘›π‘”. πΉπ‘œπ‘Ÿ π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘‘, π‘π‘’π‘Žπ‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ 𝑗𝑒𝑠𝑑𝑖𝑐𝑒

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Dengan Apakah Kecemasan Tergantikan?

10 Juli 2021   18:08 Diperbarui: 10 Juli 2021   18:51 138 22 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dengan Apakah Kecemasan Tergantikan?
Ilustrasi, dokpri. Photo by. Sist Ghe Winda, with permissionΒ 

Langit mendung menyanyikan kidung nestapa
Tepian pantai penuh genangan air mata
Linimasa mewartakan berakhirnya masa
Satu demi satu sang fana kembali pada Sang Kuasa


Jantung berdebar, rasa bergetar
Pikiran terbang kepada awan dan waktu
Mimpi mengisahkan sebuah akhir sedih
Kecemasan menjadi judul beranda hati

Di titik cemas, di alam sadar: "Kita yang fana, memang akan menuju ke sana."Β 

Dan, kita hanya mampu memohon: "Tuhan, panjangkanlah lintasan hidup. Agar jejak cinta, kebajikan dan sejahtera boleh kita goreskan di kanvas hidup."Β 

Tetiba, langit tersenyum,
Gelombang teduh, pantai pun tenang

Pelangi melukis sebuah harmoni menghubungkan langit dan bumi. Lalu, dia berkisah tentang warna-warni lehidupan. Dibisikannya pesan dari langit: "Jangan takut pada awan mendung. Sang Waktu masih bersahabat. Mari kidungkan lagu syukur dan semangat!"

Ganti kecemasan dengan madah syukur dan doa
Ganti kecemasan dengan lukisan senyum dan cinta
Ganti kecemasan dengan gelombang semangat dan perdamaian
Ganti kecemasan dengan jejak karya kebajikan


Hidup di tangan Tuhan,
Jangan biarkan terbaring Β 
di pelukan kecemasan.
Biarlah tangan Tuhan yang pegang!

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x