Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... write and share for empowering, peace and justice

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ziarah ke Matahari (2)

22 April 2021   22:39 Diperbarui: 22 April 2021   23:09 65 13 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ziarah ke Matahari (2)
vectorstock.com

Aku kembali lagi ke negeri matahari. Lagi-lagi kupilih malam, saat dia lelap redup, tanpa cahaya yang membakar. 

Tak usah bangun, tutuplah matamu, pasang telinga dan dengarlah aku. Aku hanya ingin bertanya. Mengapa panas kau curahkan ke bumi?  Lalu menghanguskan tubuhku? Mengapa bukan cinta yang kau curahkan?

Sang mentari tidak menjawab, dia menyuruhku pulang. Katanya: "pulanglah ke bumi, lalu tanyakan kepada padi, dari mana dia mampu mengubah cahaya menjadi buah padi, yang kemudian rela terpanggang di bawah mentari, lalu dimasak dan tersaji sebagai nasi di atas mejamu."

"Dan ketahuilah, itu semua adalah cinta tanpa kata, tanpa pamrih. Hanya cahaya cinta yang merindu kesabaran, kerja keras dan keringat."

Aku pun pulang  tanpa harus bertemu padi di bumi. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x