Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... "write and share for empowering, peace and justice"

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Semiang Kalam Untukmu

2 Juni 2020   07:59 Diperbarui: 2 Juni 2020   07:59 56 24 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Semiang Kalam Untukmu
| "semiang kalam" || lektur.id | 

Detik kini, aku tiada bisa berpanjang kalam 

Meskipun batang kalam masih sanggup
   merajut aksara membingkai kalam,
      namun buah kalam  hanya semiang saja   

Pikirku, sia-sialah berpanjang kalam 
   dari kedalaman kalbu,
        jika dirimu tak acuh,  
            dan terpenjara sang ego! 

Mata jasmanimu sanggup membaca  
   setiap aksara pembentuk kalam 

Namun, mata hatimu berlagak buta,
   disusul raga yang bergeming

Aku hanya berharap,
   wabakdu kalam yang semiang ini
       kau akan mengerti arti buah kalam  yang semiang ini,
           yang aksaranya, aksara kalbu
                yang kurajut dengan batang kalam terbaik  
                      untukmu, untukku ...
                             untuk kita!

--------------------

End note:

1. Kalam (KBBI) = 1) perkataan, kata (terutama bagi Allah). Dalam syair ini digunakan tidak dalam keutamaan itu (untuk manusia)
2. Semiang kalam (KBBI) = sedikit sekali (kata)
3. Wabakdu kalam (KBBI) = dan sesudah pembicaraan itu (dalam syair ini, pembicaraan  lewat buah kalam, buah pena/batang kalam)
4. Bergeming (KBBI) = tidak bergerak sedikit juga; diam saja (koreksi diri atas gagal paham penggunaan kata, misalanya "tak bergeming" yang diartikan sebagai "diam")
5. Acuh (KBBI) = peduli; mengindahkan (bukan tak peduli , seperti selama ini gagal pahamku karena terpengaruh bingkai kata: acuh tak acuh)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x