Mohon tunggu...
Medio Network
Medio Network Mohon Tunggu... Lainnya - Medio by KG Media

Medio, sebagai bagian dari KG Radio Network yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut. Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Jangan Asal Tanda Tangan! Hati-Hati dengan Red Flag Kontrak Kerja

12 September 2022   08:41 Diperbarui: 14 September 2022   09:21 108 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Penulis: Fauzi Ramadhan

PENANTIAN lama akhirnya terbayar. Segala jerih payah dari proses menyusun curriculum vitae, mengumpulkan portofolio, hingga bolak-balik menyambangi tempat interview kerja pada akhirnya berbuah manis. Selamat, kamu berhasil diterima di tempat kerja yang sudah dinanti-nantikan!

Jangan lupa untuk berikan dirimu sebuah selebrasi, ya! Namun, jangan sampai berlebihan, masih ada langkah yang harus kamu tempuh. Salah satunya adalah menandatangani kontrak atau perjanjian kerja.

Sebelum membubuhkan tanda tangan simbol kesepakatan atas perjanjian kerja, alangkah baiknya untuk membaca perjanjian itu baik-baik dan memperhatikannya dengan saksama. Bisa jadi, ada banyak hal yang menjadi red flag dalam perjanjian kerja kamu. 

Waduh, kenapa bisa ada red flag di perjanjian kerja? Lantas kalau memang benar demikian, apa yang harus kita lakukan?

Bersama SSAJ & Associates, sebuah firma hukum yang memberikan layanan khusus di bidang hukum ketenagakerjaan, segala pertanyaanmu ini akan dijawab dalam siniar (podcast) OBSESIF episode "Red Flag dalam Kontrak Kerja".

Namun, sebelum lebih jauh membahas red flag di perjanjian kerja, mari kita memahami terlebih dahulu apa itu perjanjian kerja.

Menurut Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja/buruh dan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat-syarat kerja, hak, serta kewajiban para pihak. 

Lebih lanjut, masih dalam undang-undang yang sama, perjanjian kerja yang dibuat secara tertulis sekurang-kurangnya memuat:

  1. nama, alamat perusahaan, dan jenis usaha;
  2. nama, jenis kelamin, umur, dan alamat pekerja/buruh;
  3. jabatan atau jenis pekerjaan;
  4. tempat pekerjaan;
  5. besarnya upah dan cara pembayarannya;
  6. syarat-syarat kerja yang memuat hak dan kewajiban pengusaha dan pekerja/buruh;
  7. mulai dan jangka waktu berlakunya perjanjian kerja;
  8. tempat dan tanggal perjanjian kerja dibuat; dan
  9. tanda tangan para pihak dalam perjanjian kerja.

Lantas, dari sembilan poin isi perjanjian kerja tersebut, poin (3) sampai (7) adalah hal yang bisa kita telaah untuk menghindari red flag.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan