Mohon tunggu...
Medeline Puspitasari
Medeline Puspitasari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi semester 3 jurusan Pendidikan Sosiologi di Universitas Negeri Jakarta

Mahasiswi yang aktif berkuliah dan berorganisasi. Hobi mencari kesibukan dan relasi,

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Georg Simmel dan Ruang Sosial

26 September 2022   09:52 Diperbarui: 26 September 2022   10:04 70 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Semua orang pasti menyukai uang. Siapa yang tidak suka uang? Dengan uang kita dapat membeli barang yang kita inginkan. Semua orang pasti senang jika diberikan uang. Lantas, uang menjadi sangat penting dalam kehidupan manusia. Selain sebagai alat tukar, apa fungsi uang yang lain? 

Hal ini dikaji oleh Georg Simmel, seorang sosiolog asal Jerman, dalam bukunya "The Philosophy of Money" yang membahas bagaimana uang bekerja dalam masyarakat. Namun sebelum membahas hal itu, marilah kita lebih dekat dengan pemikiran Georg Simmel.

Simmel terkenal dengan kajian ruang sosial dalam masyarakat dimana di dalam ruang sosial tersebut terjadi proses produksi dan reproduksi yang menjadikan masyarakat di ruang sosial ini memiliki ciri relasionis. Ciri khas berbeda yang ada pada setiap masyarakat disebabkan oleh proses produksi dan reproduksi yang terjadi dalam masyarakat tersebut. 

Lebih dalamnya, kajian Simmel berfokus pada proses asosiasi, yaitu interaksi yang melibatkan anggota masyarakat di dalamnya, bagaimana masyarakat saling berinteraksi, melebur, dan mengenal satu sama lain. Asosiasi yang berbeda di setiap masyarakat ini lah yang menimbulkan adanya ciri khas yang berbedah di tiap masyarakat.

Masyarakat dapat bekerja dalam ruang dan waktu. Bekerja dalam ruang berarti individu dapat beraktivitas, berinteraksi dan bersosialisasi dalam ruang yang berbeda. Bekerja dalam waktu berarti manusia bekerja untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman yang terus berubah, contohnya beradaptasi dengan perkembangan teknologi. 

Baik di ruang maupun waktu, manusia harus terus dapat beradaptasi, seperti kata pepatah, "Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung".

 Aspek ruang dan waktu ini merupakan dasar dalam masyarakat. Dalam hidupnya, individu mengalami berbagai macam pengalaman dalam hidupnya yang berbeda yang sesuai dengan kondisi ruang dan waktu dimana mereka tinggal. Dari banyaknya pengalaman, akan terjadi tindakan kumulatif pada diri individu, dimana terjadi gejolak dalam diri dalam menimbang-nimbang pengalaman dan tindakan yang benar dan yang salah.

Terdapat 5 aspek atau ciri dalam ruang:

Ruang bersifat eksklusif

Tiap ruang memiliki perbedaan atau ciri khas yang menjadikannya unik dan berbeda dengan ruang lain. Perbedaan ciri khas ini seperti yang sudah dipaparkan di atas, disebabkan oleh perbedaan proses produksi dan reproduksi dalam masyarakat.

Ruang memiliki Batasan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan