Mohon tunggu...
M. Dian Naufalina
M. Dian Naufalina Mohon Tunggu...

love to learn.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Alam Mogok Kerja

2 November 2016   11:01 Diperbarui: 2 November 2016   11:22 0 0 0 Mohon Tunggu...

Tangan bergetar, antara takut dan marah

Muka memerah, antara sedih, malu dan marah

Menatap dehem-dehem Tuhan yang sepertinya tak didengar

Berlanjut mogok kerja dari alam yang tak juga mau didengar

Saat gunung meranggas tak berbekas

Ditimbun beton-beton angkuh

Lalu mengapa masih bertanya

Kenapa bumi acuh pada padi-padi sang petani

Kenapa semua makanan lokal jadi mahal

Tak menyadari bahwa alam bukan pesuruh

Kau tak memberi maka ia pun tak memberi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x