Mohon tunggu...
Mbak Avy
Mbak Avy Mohon Tunggu... Mom of 3

Kompasianer Surabaya | Alumni Danone Blogger Academy 3 | Jurnalis hariansurabaya.com

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Surat Kecil untuk yang Tersayang di Kampung Halaman

9 Mei 2021   14:34 Diperbarui: 9 Mei 2021   14:38 583 46 16 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Surat Kecil untuk yang Tersayang di Kampung Halaman
Surat kecil untuk yang tersayang di kampung halaman (foto ambil dari shutterstock)

Surabaya, 09 April 2021

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Teruntuk mbak dan adikku tersayang di Madiun.....

Halo apa kabar? Bagaimana keadaan keluarga di Madiun? Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal afiat tanpa kekurangan satu apapun. Alhamdulillah yang di Surabaya juga dalam keadaan sehat-sehat saja, meskipun cuaca akhir-akhir ini semakin panas. Apa di Madiun juga seperti itu?

Mbak dan adikku sing tak tresnani!

Saya yakin pasti kalian juga memahami kalau kondisi sekarang pandemi belum juga berakhir. Sehingga pemerintah makin memperketat warga yang berencana akan mudik. Kita nggak bisa apa-apa karena semua itu demi kebaikan bersama. Daripada nanti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Meskipun rasa rindu ini sudah tidak bisa ditahan lagi karena ini kali kedua tidak bisa berlebaran di kampung halaman. Tapi marilah bersabar sejenak untuk kepentingan yang lebih luas. 

Apalagi tahun ini memang tahun yang berat buat kita. Ketika menjelang Ramadan kemarin, ibu tiba-tiba meninggalkan kita semua. Suasana jadi berubah. Seperti ada sesuatu yang hilang. Tapi hidup harus tetap berjalan. Sekarang kita hanya bisa mengirimkan doa buat almarhumah ibu dan almarhum ayah untuk ketenangan di alam baka, supaya mereka mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Aamiin

Alhamdulilah kemarin tanggal 08 Mei kita masih bisa bertemu melepas rindu walau cuma lewat video call. Bersamaan memperingati 40 hari berpulangnya ibunda tercinta. Sedih juga tidak bisa bantu-bantu mbak dan adik untuk mempersiapkan semua keperluan pengajian. Tapi untunglah banyak tetangga yang membantu, sehingga bisa sedikit meringankan beban.

Meskipun kita sering melakukan video call, tapi sekarang rasanya beda. Kalau biasanya kita sambil melihat wajah ibu yang teduh, meski beliau sudah tidak bisa menyapa kita karena sudah agak lupa. Tapi rasanya adem banget bisa memandangnya. Fisik beliau yang selalu sehat dan fit. Karena memang ibu tidak pernah sakit yang aneh-aneh. Paling banter flu dan batuk, itupun jarang banget. Mungkin tanggal 02 April kemarin memang sudah waktunya almarhumah menghadap sang Khalik. Kita harus ikhlas dan sabar karena almarhumah sudah cukup bahagia sempat membersamai buyutnya yang pertama selama 8 bulan.

Akhir-akhir ini cuaca juga sangat tidak menentu. Berapa hari sangat panas, tapi tiba-tiba hujan turun. Sepertinya dimana-mana begitu. Jadi jangan lupa jaga kesehatan ya? Meskipun mbak sama adik sedang sibuk bekerja, kesehatan harus tetap nomor satu. 

Terakhir yang pingin aku tuliskan disini. Seperti yang sering ibu pesankan buat kita. Jaga selalu kerukunan dengan saudara dan jangan lupa untuk bersilaturahmi. Sesibuk apapun kita dengan urusan duniawi, jangan lupa menabung untuk akherat nanti. Kalau bisa salingbahu membahu untuk membantu apabila ada saudara dalam kesulitan. Apapun itu. Ibu memang orang yang selalu menjaga silaturahmi dengan siapapun. Almarhumah senang berkunjung ke rumah saudara-saudaranya baik dari pihak ibu maupun dari pihak bapak. Dan kebiasaan itu yang harus kita tiru serta kita lestarikan. Karena silaturahmi bisa memperpanjang umur serta menambah rejeki. Terbukti beliau bisa sampai 80 tahun dengan kondisi yang sehat wal afiat. Tidak pernah merepotkan anak cucunya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN