Mohon tunggu...
Mayanisha Nabila Auralita
Mayanisha Nabila Auralita Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Islam Indonesia - Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya - Program Studi Psikologi

Succes is not final, failure is not fatal. It is a courage to continue that counts. - Winston S. Churchill

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Pentingnya Persiapan Mental bagi Calon Mahasiswa

1 Desember 2022   17:05 Diperbarui: 1 Desember 2022   17:06 980
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Tidak terasa sebentar lagi siswa kelas 12 SMA sudah akan memasuki semester akhir, itu berarti bahwa kita harus mulai mempersiapkan segala hal untuk perkuliahan. Pada semester 6 ini kita akan melakukan apa saja sih?

Nah, teman-teman perlu mempersiapkan diri untuk sibuk selama semester ini dan selalu menjaga pola pikir supaya tetap positif karena kita harus mencari tahu kemana tujuan kita dan apakah kita benar-benar niat menjalani itu supaya tidak merasa seperti salah jurusan! 

Setelah itu, teman-teman juga harus mengikuti banyak try out untuk mengetahui seberapa pahamnya teman-teman dalam materi UTBK. Teman-teman juga harus aktif mencari informasi mengenai pendaftaran UTBK dan kuliah supaya tidak ketinggalan.

Nah, selagi kita membahas tentang persiapan kuliah, teman-teman sudah tahu belum mau mempersiapkan apa saja untuk masuk kuliah? Apa saja sih hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum masuk kuliah? 

Teman-teman bisa mulai dengan memikirkan Universitas apa yang mau dijadikan tujuan, jurusan apa yang teman-teman minati dan tidak membosankan, rajin mencari informasi lebih luas lagi mengenai Universitas yang akan dituju, juga menentukan teknik belajar yang dapat berpengaruh pada diri sendiri agar bisa lebih fokus belajar untuk mengikuti berbagai tes perkuliahan nantinya, dan yang paling penting adalah teman-teman harus mempersiapkan mental.

Persiapan mental untuk memasuki kehidupan perkuliahan itu sangat penting, mengapa demikian? 

Karena tentunya kehidupan saat SMA itu berbeda dengan perkuliahan. Saat SMA ada guru yang akan selalu menjelaskan materi kepada kita dan menginstruksikan kita untuk mencatat, guru juga akan lebih perhatian kepada kita saat absen atau tidak mengerjakan tugas maupun ujian susulan, kita juga wajib mengikuti mata pelajaran yang sudah diatur oleh sekolah selama 6 semester, kelas dan teman sekelas kita akan tetap sama selama 6 semester.

Namun, saat di perkuliahan kita akan belajar sendiri dengan materi yang diberikan oleh dosen atau mungkin kita juga harus mencari secara mandiri pembahasan dari materi tersebut, dosen tidak akan mencari kita jika kita tidak hadir maupun tidak mengerjakan tugas yang diberikan, setiap semester kita dapat memilih mata kuliah yang bisa kita ambil sesuai dengan kemauan kita, maka dari itu teman sekelas kita pun tidak selalu sama bahkan kita bisa sekelas dengan kakak tingkat yang baru mengambil mata kuliah tersebut atau mengulang kembali.

Pada masa perkuliahan kita dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa, bertanggung jawab dan mandiri. Contohnya seperti saat kita tidak membuat tugas, dosen tidak akan mencari-cari kita untuk segera mengumpulkan tugas karena kita sebagai mahasiswa harus bersikap mandiri dan bertanggung jawab atas perbuatan kita. 

Jadi, peran kita sebagai mahasiswa harus bisa membuat peraturan terhadap diri sendiri agar selalu disiplin. Kita juga tidak bisa selalu bergantung kepada orang tua karena saat kuliah semua hal itu bergantung pada diri kita sendiri, kita mengatur waktu dengan tepat dan juga mengatur keuangan kita. Jika saat masih sekolah kita berperilaku seenaknya, maka saat kuliah hal tersebut tidak boleh dilakukan. 

Selain itu, karena kita dalam masa pandemi covid-19 yang mewajibkan semua orang untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu dengan memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain, yang berarti kita menjalani sekolah secara online selama kurang lebih hampir 2 tahun. Sekolah online dengan waktu yang cukup lama menyebabkan kita tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan teman sekelas maupun guru. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun