Mohon tunggu...
Arofiah Afifi
Arofiah Afifi Mohon Tunggu... Guru - Guru Paud.

Hobi membaca, menulis blog. Penulis artikel, sedang mendalami fiksi dan Sastra.

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

No Body Perfect

2 Agustus 2022   09:02 Diperbarui: 2 Agustus 2022   09:04 79 7 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber gambar: Sahabat muslim.com 

Tidak ada yang sempurna di Dunia ini.

Judul di atas mungkin kurang tepat, tapi saya tidak punya judul yang mewakili apa yang ingin saya tuliskan, sebuah perenungan yang semoga saja memberi manfaat untuk saya dan pembaca.

Renungan ini tercetus ketika suatu hari saya sedang membuka lembar-lembar masa lalu, peristiwa dan pengalaman yang kurang mengenakkan. Salah satunya adalah peristiwa ketika saya kehilangan handphone sebanyak 4 kali tepatnya di Jakarta. 

Saya memahami secara sadar ini disebabkan keteledoran saya. Pertama saat saya naik kereta dari St Tanah Abang menuju Pasar Minggu, saat itu suasana penuh sesak dan teledornya saya menyimpan hp dalam kantong blazer yang saya kenakan. Yah begitu turun dari kreta, hp dikantong telah tiada. 

Peristiwa ke 2, saat saya Melaksanakan solat di musholla lagi-lagi Stasiun Tanah Abang, saat itu saya baru selesai menerima panggilan telfon, dan hendak solat, segera hp saya masukkan tas. Nah teledornya tas saya simpan di samping dibawah kaki saya, semestinya tas saya simpan didepan, di samping saya ada perempuan yang baru selsai solat.  Di pertengahan saya solat saya merasakan ada pergeseran tas tapi karena saya masih solat maka saya abaikan. Ternyata kecurigaan saya benar, tas saya terbuka dan hp sayapun kembali lenyap. 

Yang ke 3 saya naik bus, wah kalo yang ini saya ketiduran, hehe, dan ternyata ada berada yang hilang dari tas saya, ya itu dia hp ke 3 pun hilang.

Yang ke 4. Saya naik angkot, biasa ya di angkot banyak yang pegang hp. Tetiba ada orang yang entah pura-pura jatuh agak menubruk tas saya dan dia pindah posisi duduk. Yaaah hp ke 4 pun hilang sudah.  

Apakah dari ke 4 peristiwa itu saya tidak marah, jengkel, kecewa ? Ya tentu saja, penyesalan, kemarahan, kejengkelan, malu sakit hati duh pokoknya campur aduk,  dan mungkin sumpah serapah. 

Tapi sesungguhnya dibalik setiap peristiwa terdapat hikmah dan manfaat yang bisa kita ambil. Diantaranya adalah : 

1.  Sentilan dari Allah untuk kita mengkoreksi diri.  Ahirnya saya berpikir, mungkin gawai saya digunakan lebih banyak untuk hal yang tidak bermanfaat. Banyak maksiat yang saya dapat, misal nonton tik tok joget, mantengin berita gosip, banyak berdebat di FB yang mengarah pada permusuhan dan lain sebagainya. Bisa jadi Allah berkehendak menutup jalan dosa saya ya ga ? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan