Masrura RamIdjal
Masrura RamIdjal

A globetrotter..... A difficult roads often will lead to a beautiful destination

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Mengapa Anda Juga Harus Datang ke Masjidil Aqsha?

15 April 2018   02:23 Diperbarui: 15 April 2018   04:10 976 4 2

" Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." ( Qs Al Israa : 1)

Setiap memperingati peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassallam, kita merefleksikan sebuah peristiwa yang tidak dapat di terima oleh logika dan akal sehat kita sebagai manusia biasa tetapi oleh umat muslim di yakini dengan keimanan yang kuat.

Perjalanan yang berlangsung begitu cepat dan tidak terukur tersebut yang kemudian membuahkan perintah Allah Subhanahuwataala untuk menunaikan Shalat secara langsung kepada Nabi Muhammad Shallahu alaihi wassalam. Begitu pentingnya kewajiban shalat ini bagi umat Islam sehingga Allah Subhanahuwataala memerintahkannya langsung. 

Tak kalah pentingnya adalah tentang sebuah tempat bernama Masjidil Aqsha yang secara khusus disebut oleh Allah Subhanahuwataala dalam al Quran dan memberkahinya. Tempat yang menjadi kiblat pertama umat Islam selama kurang lebih 1 tahun 4 bulan sebelum akhirnya Allah Subhanahuwataala memerintahkan Rasulullah Shalallahu alaihi wassallam untuk memindahkan kiblat ke Masjidil Haram (Al Quran surah Al Baqarah; 144). Dalam salah satu hadist riwayat Al-Bukhari dan Muslim:

"Dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda : "Tidak boleh bersusah-payah bepergian, kecuali ke tiga masjid, (yaitu) Masjidil Haram, Masjid Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan Masjidil Aqsha" [HR Al-Bukhari dan Muslim].  

Begitu pentingnya tempat ini bagi umat Muslim, dan alangkah ruginya jika anda tidak sempat datang dan mengunjunginya.

Sejarah dari masa ke masa

Masjidil Aqsa adalah tempat yang selalu ingin dikunjungi oleh umat Islam, selain Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.  Tetapi mengunjungi tempat suci ketiga umat Islam ini tidak lah semudah seperti mengunjungi dua tempat suci lainnya tersebut. Perjalanan jauh yang memakan dana, waktu dan tenaga serta persiapan permintaan visa ke negara Israel yang juga memakan waktu yang lama.

Sebuah perjuangan tersendiri untuk datang, berkunjung dan sholat di Masjid suci yang merupakan kiblat pertama umat Islam ketika perintah sholat diberikan Allah Subhanahuwataala kepada Nabi Shalallahu alaihi wassalam.

Masjidil Aqsha diartikan sebagai "Masjid terjauh" dalam konteknya terjauh dari Mekkah. Masjidil Aqsa yang berada di sebuah  kawasan yang dulunya  disebut sebagai Al Haram Al Syarif atau tanah suci mulia yang membentang seluas 144.000 meter persegi. Perubahan penyebutan baru terjadi pada masa Kesultanan Utsmaniyah abad 16 -- awal 1918 M. Sedangkan bangunan masjidnya di sebut Jami' Al Aqsa atau Masjid Al Aqsha.

Dalam Al Quran Surah Al Isra ayat pertama Allah Subhanahuwataala menyebutkan langsung nama Masjidil Aqsha yang merupakan tempat singgah sewaktu Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam melakukan Isra Mi'raj dan Allah Subhanahuwataala juga memberkahi tempat itu dan sekelilingnya. Dalam sebuah hadist di riwayatkan :

"Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama diletakkan oleh Allah di muka bumi?"Beliau bersabda, "Al-Masjid Al-Haram". Abu Dzar bertanya lagi, "Kemudian apa?". Beliau bersabda, "Kemudian Al-Masjid Al-Aqsha". Berkata Abu Mu'awiyah "Yakni Baitul Maqdis" . Abu Dzar bertanya lagi, "Berapa lama antara keduanya?". Beliau menjawab, "Empat puluh tahun". (H.R. Ahmad dari Abu Dzar).

Dari hadist tersebut kita mengetahui bahwa Masjidil Aqsha di bangun dengan waktu yang berdekatan dengan Masjidil Haram. Pondasi Masjidil Aqsha sudah diletakkan Allah  Subhanahuwataala sejak zaman Nabi Adam 'Alaihis Salam sebagaimana Allah SWT memerintahkan  Malaikat Jibril RA dan Nabi Adam AS untuk membangun rumah Allah yang pertama di muka bumi yang lalu kemudian dinaikan pondasinya oleh Nabi Ibrahim'Alaihis Salam  dan putranya nabi Ismail . 'Alaihis Salam

"  Sesungguhnya rumah ( ibadah ) pertama yang dibangun untuk manusia ialah ( Baitullah ) yang di Bakkah ( Mekkah ) yang diberkati dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam ( QS. Ali Imran : 96 )

Dalam perjalanan waktu pondasi Masjidil Aqsha tersebut hancur akan tetapi wilayah tersebut tetap menjadi sebuah kawasan suci. Kemudian Nabi Ibrahim As pernah shalat di tanah tersebut dalam perjalanan nya ke Kana'an. Dalam sebuah riwayat, Ibnul Qayyinb Al Jauzy menyebutkan bahwa Masjidil Aqsha ini dibangun kembali diatas pondasinya oleh Nabi Ya'qub 'Alaihis Salam yang merupakan cucu Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam putra Nabi Ishak'Alaihis Salam.

Kemudian bangunan Masjidil Aqsa ini dibangun kembali oleh Nabi Daud'Alaihis Salam  yang merupakan keturunan berikutnya dan juga oleh putranya yaitu Nabi Sulaiman 'Alaihis Salam . Nabi Sulaiman  'Alaihis Salam membangun Masjidil Aqsha/Baitul Maqdis ini dengan begitu megahnya, beliau  memanggil seluruh orang pandai pengikutnya dari golongan jin dan manusia. Menggunakan berbagai jenis bahan bangunan dan berbagai jenis permata sebagai hiasannya sebagai tempat beliau beribadah. Bangunan ini juga sering disebut Haikal Sulaiman atau Temple of Solomo.

Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa konstruksi tiang tiang kolom besar persegi dibagian utara masjid saat ini serta tembok temboknya itu berasal dari masa kekuasaan Romawi. Tembok -- tembok tersebut dibangun kembali setelah Yerusalem dihancurkan pada tahun 70 M dimasa kekuasaan kaisar Titus. Struktur bawah tanah bangunan ini berasal dari masa kembalinya orang Yahudi dari tempat pembuangan mereka di Babilonia.

Orang Yahudi percaya bahwa di areal Masjidil Aqsha ini adalah bagian dari pembangunan Bukit Kuil Suci II oleh Raja Herodes Agung pada tahun 19 SM dan merupakan bagian yang disebut serambi Salomo dari bangunan Bait Keduanya (ini salah satu yang menjadi akar permasalahan/perselisihan sampai saat ini )

Perebutan Kekuasaan

Sejak dulu wilayah Palestina atau Yerusalem adalah sebuah wilayah yang penting dan strategis sehingga menjadi perebutan dari berbagai kekuasaan (lihat bagian sejarah singkat Yerusalem di again lain buku ini). Sejak dari zaman sebelum masehi kekuasaan silih berganti menguasai wilayah ini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3