Mohon tunggu...
Mas Nawir
Mas Nawir Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wiraswasta/Penulis lepas

Vlogger Blogger Youtuber

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Tetaplah Gunakan Video Ori agar Channel Youtube Tetap Awet

25 Februari 2020   09:58 Diperbarui: 25 Februari 2020   10:08 211
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tahun  2013-2014 bisa dibilang masa keemasan bagi reuploader,  istilah untuk youtuber yang  memungut sampah  online di media sosial lalu mengunggahnya di youtube.

Mereka bahkan mengunggahnya dengan utuh tanpa tambahan editing yang berarti.  Bahkan para reuploader semakin berani memungut video langsung  dari youtube dan mengunggahnya kembali.

Dalam era ini banyak munc channel-channel baru dengan konsep reuploader baik mengambil dari video CC di youtube maupun dari berbagai media sosial seperti Instagram Facebook maupun Twitter.

Bahkan masih banyak channel narasi dengan visual dari berbagai sumber video Yang tetap bertahan sampai saat ini.

Misalnya shinny peanut,  channel terbaik,  yt crash,  keluarga calon sarjana dan sebagianya.  Bahkan view mereka sudah puluhan juta loh.

Tahun 2017 para reupoader mulai ketar-ketir karena youtube mulai menerapkan kebijakan baru terkait hak cipta,  dengan peraturan Yang makin mencekik.

Menyikapi channel reuploader yang  peryumbuhannya makin masif,  yoyube menerapkan syarat 10.000 tayang untuk mendaftar adsense.  Tapi para pengguna banyak juga Yang bisa mencapainya dalam waktu singkat.

Lalu tahun 2018 youtube banjir kecaman karena menayangkan iklan pada video  teroris. Dan setelah itu youtube kembali menerapkan syarat 1000 subscriber dan 4000 jam tayang untuk mendaftar  mitra adsense.

Tahun 2019 sampai saat ini youtube juga mengumumkan berbagai kebijakan baru terkait konten anak d bawah umur untuk menghindari pedofil.

Dan channel video reupload mulai tumbang satu persatu karena dibatalkan monetisasinya. Dan  fitur monetisasi akan dikembalikan lagj bila youtuber yang  bersangkutan mampu merubah  videonya menjadi bentuk lain.

Seburuk-buruk video original tetap lebih baik daripada video reupload.  Sebab video original tetap bertahan dari gelombang  suspend,  meskipun pertumbuhannya lebih lambat.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun