Mohon tunggu...
Mas Nawir
Mas Nawir Mohon Tunggu... Wiraswasta/Penulis lepas

Vlogger Blogger Youtuber

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

Tak Boleh Ada Konten Seksual di Youtube

25 Februari 2020   02:37 Diperbarui: 25 Februari 2020   02:40 80 4 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tak Boleh Ada Konten Seksual di Youtube
Diedit dari Pixabay

Masalah seks sesungguhnya adalah masalah semua orang.  Sebab semua orang  memiliki organ genital.  

Konten tentang edukasi tentang alat-alat reproduksi banyak terdapat di internet.  Termasuk konten Yang menayangkan aktifitas seksual secara vulgar.  

Konten seksual secara umum sebenarnya tak boleh sembarangan  muncul di Google,  kecuali ditulis oleh orang yang  memiliki kewenangan penuh tentang masalah seksual,  seperti ahli kesehatan misalnya.  Sementara seks Yang terlihat secara terang-terangan dengan mempertontonkan organ intim tetap dilarang.

Apalagi beberapa negara mengatur secara ketat konten aktifitas seksual yang bertujuan untuk menyebarkan pornografi.  

Meskipun beberapa pengelola website  tetap melakukannya dengan menggunakan aplikasi pengalih IP atau yang  disebut VPN.

Konten seksual sangat dilarang untuk tampil di youtube.  Dengan pengecualian untuk tujuan ilmu pengetahuan.  Itupun dengan syarat tidak bisa dipublish secara umum melainkan dengan tanda pembatasan usia.

Youtube sangat melindungi anak-anak.  Sehingga untuk itu youtube sangat menjaga anak-anak agar terhindar dari bahaya dan kegiatan yang  mengarah pada aktifitas seksual.

YouTube sangat melarang adegan yang  memprovokasi  anak-anak,  aktifitas seksual,  atau adegan yang menjurus ke arah seksual seperti meraba-raba atau  berciuman.

Bahkan video dengan genre anak-anak di bawah umur sudah tidak lagi bisa dimonetisasi dan dinonaktifkan kolom komentarnya.

Ancaman hapus channel youtube merupakan momok yang  paling  mengerikan bagi para youtuber.  Mengunggah konten berbau pornografi  adalah pelanggaran komunitas yang  berat. Kebanyakan orang yang terlanjur mengunggah konten pornografi  di youtube akan kehilangan akses.  Channel dihapus atau disembunyikan oleh fihak youtube.

Saya juga  punya pengalaman yang  sangat berharga.  Di channel yang  lama  pernah mengunggah hanya sedikit potongan film porno sebagai pemanis video. Tak disangka channel saya dibanned permanen oleh youtube.

Untuk bisa terus aktif di youtube,  kita tak perlu mengupload  konten yang dilarang.  Termasuk konten seksual  yang  mendapatkan perhatian khusus dari youtube.

Bahkan bila saat menonton youtube  mendapati konten yang  melanggar,  anda bisa melaporkan ke pihak youtube.

VIDEO PILIHAN