Mohon tunggu...
MJK Riau
MJK Riau Mohon Tunggu... Administrasi - Pangsiunan

Lahir di Jogja, Merantau di Riau

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Bagaimana Negara Anggota Five Eyes Bisa Kebobolan Tragedi Penembakan di Mesjid Christchurch ZN ?

17 Maret 2019   02:48 Diperbarui: 17 Maret 2019   08:10 403
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber: https://indocropcircles.wordpress.com

Tak ayal lagi, duka yang mendalam harus dialami oleh masyarakat muslim, dengan adanya tragedi penembakan di Masjid Christchurch ZN.

Adalah Brenton Tarrant, lelaki dari Australia yang dengan bebasnya dapat melakukan pembunuhan yang menyebabkan tewasnya 41 orang muslim di Masjid Al Noor di Christchurch dan 7 orang lainnya di sebuah masjid lain serta 1 orang lainnya di rumah sakit. Jumlah korban tewas atas tragedi kepada umat Islam tersebut mecapaui 49 orang.

Sungguh suatu peristiwa yang mengoyak jiwa umat Islam seluruh dunia. Selandia Baru yang merupakan negara turis, yang damai itu, tiba-tiba menghebohkan seluruh dunia, karena tragedi pembunuhan atas umat Islam di negaranya itu.

Namun anehnya ada Senator Australia yang justru menyalahkan umat Islam sebagai penyebab aksi pembunuhan di dua masjid Selandia Baru itu. Fraser Anning, Senator asal Queensland itu lebih manyatakan bahwa pembunuhan itu merupakan dampak dari masuknya kaum muslim fanatik ke Sealndia Baru, dikutip dari Detik. 

Lebih jauh Senator Anning menganggap pembunuhan itu karena munculnya rasa takut warga Australia dan Selandia baru terhadap imigran muslim. 

anning-ausi-5c8d46d495760e1c5848fcc2.jpg
anning-ausi-5c8d46d495760e1c5848fcc2.jpg
Kontan pernyataan Senator Anning tersebut membuat Pemerintah Australia sewot. Scott Morrison, Perdana Menteri Australia bahkan menyatakan pernyataan Anning tersebut menjijikkan. Beberapa komponen masyarakat Australia juga tidak setuju dengan Anning.

Senator Anning bahkan terkena lemparan telur oleh seorang remaja ketika sedang mengadakan pidato di Melbourne. Namun seusai peristiwa itu, masyarakat Australia justru memunculkan pengalangan dana di medsos,  untuk membantu bocah itu dalam penyelesaian masalah hukumnya.

sumber: https://pojoksatu.id/news/internasional/2019/03/16/salahkan-islam-terkait-penembakan-di-masjid-senator-australia-langsung-kena-musibah/
sumber: https://pojoksatu.id/news/internasional/2019/03/16/salahkan-islam-terkait-penembakan-di-masjid-senator-australia-langsung-kena-musibah/
Bagaimana mungkin umat Islam imigran muslim, yang cinta damai itu, membuat ketakutan terhadap masyarakat Australia dan Selandia Baru, seperti yang dinyatakan oleh Senator Anning tersebut. Bahkan menurut berita Tempo, korban pertama dari aksi pembunuhan umat Islam di Masjid An Noor Selandia Baru, oleh Brenton Tarrant, pria asal Australia itu, justru menyapa dengan ramah dan hangat, Hello Brother.

Namun sapaan ramah dan hangat dari umat Islam tersebut dibalas Brenton Tarrant dengan 3 peluru yang merenggut nyawanya. Sungguh sadis tindakan Brenton Tarrant ini.  

sumber: https://dunia.tempo.co/read/1185921/pria-mau-tusuk-terdakwa-penembakan-di-christchurch-sebelum-sidang
sumber: https://dunia.tempo.co/read/1185921/pria-mau-tusuk-terdakwa-penembakan-di-christchurch-sebelum-sidang
Adalah suatu hal yang wajar, kalau kemudian Presiden Turki Erdogan marah besar atas tragedi pembunuhan terhadap umat Islam di Masjid Selandia Baru ini.

Erdogan mewakili jutaan umat Islam di seluruh dunia, yang sering mendapat stigma negatif radikal, intoleran, bahkan teroris, namun justru yang sering menjadi korban. Stigma umat Islam yang negatif itu diwakili oleh Senator Australia Fraser Anning. Anning seolah ingin menyatakan Australia dan Selandia Baru mengalami ketakutan terhadap imigran muslim. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun