Mohon tunggu...
Marwita Three
Marwita Three Mohon Tunggu... Guru - Penulis

Guru & Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Fenomena Prostitusi di Kampung Kristen Kalumpang

19 Oktober 2021   16:25 Diperbarui: 19 Oktober 2021   16:30 129 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

PENDAHULUAN
 
Prostitusi adalah salah satu masalah sosial yang paling sulit dihentikan perkembangannya. Secara umum prostitusi diartikan sebagai praktik hubungan seksual sesaat yang dapat dilakukan dengan siapa saja dengan imbalan berupa uang dan lain-lain. 

Prostitusi merupakan sebuah ancaman bagi sex morality, kehidupan rumah tangga, kesehatan dan kesejahteraan wanita. 

Prostitusi merupakan suatu masalah klasik dan kuno namun selalu menjadi relevan karena adanya kebutuhan solusi dan penyelesaian di setiap perkembangan kehidupan manusia. 

Prostitusi merupakan jenis pekerjaan yang setua dengan umur manusia itu sendiri. Dalam Alkitab prostitusi merupakan pelanggaran terhadap perintah Allah yaitu “Jangan Berzinah!” (Kel. 20:14). Prostitusi melanggar kesucian seks yang diciptakan Allah dari tujuannya yang semula. Seks bukan hanya diciptakan Allah dengan menjadikan “laki-laki dan perempuan” (Kej. 1:27); seks juga dipakai sebagai sarana untuk berkembangbiaknya manusia “beranakcuculah dan bertambah banyak” (Kej. 1:28). 

Seks adalah sebuah sarana pemersatu dari dua manusia yaitu laki-laki dan perempuan, menjadi satu daging (Kej. 2:24) seks berbicara tentang keintiman yang kudus dan karunia yang indah dari Allah bagi manusia. 

Batasan penggunaan seks adalah dalam pernikahan. Seks di luar pernikahan adalah tindakan yang menyimpang dan melanggar perintah Allah, seks diluar pernikahan adalah zinah. 

Dalam Perjanjian Baru sekalipun Yesus tetap memegang teguh peraturan dan hukum perjanjian lama. Yesus mengutuk perzinahan dan juga berbicara sangat keras mengenani hawa nafsu dan tindakan amoral “maka jika mata kananmu menyesatkan kamu, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan kedalam neraka. 

Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik jika satu anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka (Mat. 5:29-30). 

Yesus mengutuk perzinahan juga dalam bagian-bagian lain, hal ini bisa ditemukan dalam interaksi-Nya dengan anak muda kaya (Mat. 19:16-26; Mrk. 10:17:27; Luk. 18:18-27), dan dengan perempuan yang kedapatan berzinah dalam Yohanes 8, Yesus menyebutnya “dosa” (Yoh. 8:11).

Ditinjau dari segi pendidikan, prostitusi berarti demoralisasi, sementara dari sudut agama, prostitusi ditempatkan sebagai perbuatan yang haram. Dari segi sosial prostitusi dianggap kanker masyarakat. Pandangan kesehatan pun memberi akibat yang merugikan terhadap tindakan prostitusi, yaitu bahwa prostitusi sangat membahayakan keturunan. 

Tindak pidana yang terkait dengan prostitusi termuat dalam pasal 296 KUHP yang mengancam dengan hukuman penjara kepada siapa saja yang pekerjaannya atau kebiasaannya dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang ketiga, kemudian pasal 506 KUHP yang mengatur pidana terhadap mucikari yang mengambil keuntungan dari tindakan prostitusi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan