Mohon tunggu...
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris Mohon Tunggu... Penulis - Menikmati menulis dan membaca dalam bertualang makna kehidupan menuju kebijaksanaan abadi.

Penulis, Pembaca, Petualang, dan Pencari Makna.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Terima Kasih Para Pahlawan!

10 November 2021   11:41 Diperbarui: 10 November 2021   11:56 157 43 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Illustrasi. travel.detik.com

Terdiam tanpa kata, memandang ke depan penuh harapan, menembus peradaban penuh harap, mengurai sejarah yang telah berlalu dalam sebuah persepsi pada asa aktualisasi setiap derap kehidupan bangsa. Ada sebuah asa terbesit dalam kesendiriannya, peradaban humanis menjadi urat nadi yang mengalirkan darah dalam setiap jiwa-jiwa patriot bangsa ini.

Terdiam tanpa kata, kaku dalam laku di sana, tak menyerah walau hujan dan panas menerjangnya. Pribadi yang telah menancapkan tonggak harkat dan martabat sebagai manusia merdeka dan menjadi bangsa yang beradab. Pribadi yang telah mencurahkan hidupnya untuk kemanusiaan dan kemerdekaan dalam meniti setiap langkah kehidupan. Pribadi penuh arti dalam idealisme hakiki bagi manusia, semesta, dan dunia.

Terdiam tanpa kata, termenung dalam sebuah keheningan jiwa, termenung dalam sebuah kedalaman batin yang telah mencatatkan segala makna kehidupan dalam catatan sejarah bangsa yang kekal abadi dalam setiap lubuk insan di negeri ini. Menanti dan menanti setiap pribadi menata diri dan menjaga negeri demi sebuah kehidupan yang hakiki dan penuh arti.

Kini, menjadi euforia setiap pribadi di negeri ini, menjadikan segalanya penuh arti dalam setiap aksi kehidupan yang menarasikan sebuah kolaborasi kehidupan: hidup dalam kesatuan hati dan budi, hidup dalam asa dan makna, serta hidup yang merdeka dan berguna. Terima kasih para pahlawan. Mari menjaga diri dan negeri.

Illustrasi. id.pngtree.com
Illustrasi. id.pngtree.com
#AM42 (Aliran Makna), Sebuah aliran makna untuk dunia yang lebih baik, berdaya guna, dan melegakan segala jiwa dalam kesatuan hati dan budi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan