Mohon tunggu...
Mardhiyyah Minda Marsay
Mardhiyyah Minda Marsay Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Saya sangat suka membaca buku self improvement.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Deskripsi Diri

3 Oktober 2022   18:34 Diperbarui: 13 Oktober 2022   20:56 69 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Hola good people! Ada pepatah yang mengatakan 'tak kenal maka tak sayang', maka dari itu disini saya akan memperkenalkan diri sekaligus mendeskripsikan sedikit mengenai diri saya. Nama saya Mardhiyyah Minda Marsay, lahir di Sukabumi, 06 Mei 2004, tepatnya pada hari Kamis pukul 4 sore. Orang orang terdekat biasa memanggil saya dengan nama 'Dyah', ataupun 'Mardi'. Saya adalah anak ketiga dari tiga bersaudara, ya mardi merupakan anak terakhir yang biasa disebut dengan anak bungsu. 

Mardi memiliki dua orang kakak. Kakak pertama adalah seorang laki laki yang bernama Agustiyan Ramdany Hidayat yang akrab dipanggil 'Danny', seorang pelaut yang tangguh dan handal, sama halnya seperti ayahnya. Kemudian, kakak yang kedua adalah seorang perempuan yang bernama Diany Fitrianty, beliau akrab disapa 'Elis', ia adalah seorang pegawai bank yang bertugas di ibu kota. Ayah mardhiyyah adalah seorang karyawan BUMN yang sedang mengabdi di sebuah perusahaan jasa bernama PT. PELNI. Kemudian ibu bertugas mengurus rumah tangga, juga menjalankan sebuah usaha yang dilakukan di rumah. Mardhiyyah tinggal bersama dengan kedua orang tua dan juga seorang nenek.

Mardhiyyah merupakan anak yang cukup aktif namun juga terkadang menjadi anak yang pemalu. Semasa kecil mardhiyyah hidup dengan penuh kasih sayang, keluarga yang begitu hangat dan pendidikan karakter yang diberikan oleh kedua orang tua, membuat mardhiyyah tumbuh menjadi sosok yang patuh nan lembut.

Pada usia 4 tahun mardhiyyah memasuki sebuah Lembaga Pendidikan yakni PAUD AL-BAYYINAH. Disana mardhiyyah mendapatkan banyak teman baru. 1 tahun lamanya bersekolah di paud al bayyinah, dan di akhir tahun pelajaran mardhiyyah mendapat peringkat kedua di kelas. Kemudian pada usia 5 tahun mardhiyyah melanjutkan pendidikan di RA AL-JARIYAH, yang jaraknya cukup jauh dari rumah. Mardhiyyah mengemban Pendidikan di sekolah ini selama 1 tahun. Dan menjadi peringkat satu di kelas.

Semasa kecil mardhiyyah bercita cita ingin mejadi dosen dan  bermimpi untuk bisa pergi keliling dunia, mengunjungi berbagai macam negara. Kemudian pada tahun 2010 mardhiyyah memasuki Pendidikan sekolah dasar yang terletak di dekat rumah. Mardhiyyah tergolong anak yang pendiam namun cukup pintar, terbukti dengan berbagai prestasi yang diraih semasa di sekolah dasar. Perempuan berdarah sunda ini menjadi peringkat satu selama 6 tahun berturut turut di sekolah dasar. Semasa di sekolah dasar, mardhiyyah sering mengikuti berbagai jenis perlombaan dan olimpiade. Dan hasilnya sering kali nihil, namun itu tidak pernah membuat semangat belajar mardhiyyah turun. Justru karena itulah mardhiyyah semakin giat belajar.

Hingga pada suatu saat, untuk pertama kalinya, mardhiyyah mendapatkan juara atas perlombaan yang diikuti. Sejak saat itulah mardhiyyah sering mendapatkan kejuaraan. Tak hanya di bidang akademis, tapi juga mardhiyyah menggeluti bidang religi dalam perlombaannya. Kemudian mardhiyyah lulus sekolah dasar pada tahun 2016. Setelah menyelesaikan Pendidikan dasar, mardhiyyah memilih untuk melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren yang berada di daerah cianjur. Namun rupanya mardhiyyah tidak dapat tinggal lebih lama di pesantren itu, hanya dalam waktu 1 tahun mardhiyyah bertahan di pesantren tersebut. Kemudian mardhiyyah memutuskan untuk pindah sekolah karena alasan tertentu yang tidak bisa dijelaskan disini secara mendalam.

Mardhiyyah memilih untuk bersekolah kembali ke pondok pesantren, hal yang sebelumnya menimpah mardhiyyah membuat trauma. Namun itu tak menjadikan mardhiyyah patah semangat untuk mengejar ilmu agama. Mardhiyyah bersekolah di pondok pesantren yang berada di daerah cisaat. Semasa tinggal di pondok pesantren, mardhiyyah banyak menciptakan prestasi prestasi baru. Terbukti, pada tahun kedua mardhiyyah bersekolah mardhiyyah mendapatkan juara 2 olimpiade biologi. 

Tiga tahun sudah berlalu, akhirnya mardhiyyah berhasil menyelesaikan Pendidikan menengah pertama, dengan gelar good graduate. Yang awalnya hal itu dirasa mustahil terjadi, namun ternyata hal itu terjadi dan menjadi sebuah kenyataan. Adalah suatu kebanggan bagi mardhiyyah sendiri, terutama bagi keluarga yang selalu mendukung hingga saat ini.

Setelah menyelesaikan Pendidikan smp, mardhiyyah melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah negeri yang memiliki akreditasi cukup bagus. Pada masa awal mardhiyyah memasuki Pendidikan jenjang atas, mardhiyyah mengalami banyak perubahan, terutama perubahan pada pola pikir, yang hingga saat ini berpengaruh besar bagi kehidupan pribadi mardhiyyah. Pada fase ini mardhiyyah mulai memahami akan apa yang sebenarnya yang mardhiyyah inginkan dan cari. Tahun pertama di sekolah membuat mardhiyyah yang tadinya pemalu menjadi percaya diri. Kini, mardhiyyah bisa lebih mengontrol perasaannya dan tampil percaya diri di depan orang banyak.

Terlebih lagi semasa menjalani Pendidikan menengah atas dulu, mardhiyyah ikut aktif berorganisasi sehingga membuat mardhiyyah bisa semakin meningkatkan kualitas yang ada pada diri mardhiyyah pribadi. Mulai dari segi berbicara, berfikir, hingga berperilaku yang selalu diasah dan dikembangkan. Kini mardhiyyah bisa lebih tampil percaya diri dan berani dalam mengambil  berbagai macam keputusan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan