Afifuddin lubis
Afifuddin lubis Pensiunan PNS

Selalulah belajar dari siapapun

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Sanjung Amien Rais, "Senangkah" Jokowi Bertarung Dengannya di Pilpres?

12 Juni 2018   19:26 Diperbarui: 12 Juni 2018   19:38 559 2 1

Kalau disimak beberapa waktu belakangan ini ,sungguh Amien Rais melontarkan kata kata berupa kritikan yang cukup keras terhadap Jokowi.Bahkan banyak kalangan yang menilai kritik tersebut sudah sangat subjektip dan tidak proporsional lagi.

Untuk sekedar mengulang ingatan ,kita masih ingat kalimat seperti ,bagi bagi sertipikat ngibulin rakyat,elektabilitasnya " down" ,Allah akan melengserkannya, ikan akan rusak kalau kepalanya busuk,pajenengan membuat kerusakan di negeri ini dan berbagai ungkapan lainnya yang intinya merendahkan Jokowi.

Pada awalnya saya berpikir juga mengapa mantan Ketua MPR itu sering mengkritik Jokowi dengan cukup keras yang bahkan menurut perasaan saya sudah sangat tidak tepat diungkapkan oleh tokoh sekaliber sosok yang pernah menjadi guru besar di berbagai perguruan tinggi negeri ini.

Tetapi ungkapan Zulkifli Hasan ,Ketua Umum PAN pada 9 Juni 2018 yang lalu membuat muncul jawaban yang remang remang dalam pikiran saya.Ketua Umum PAN itu mengatakan partainya akan membahas empat nama  untuk diikerucutkan menjadi satu nama yang akan diusung pada pilpres nanti.Keempat nama tersebut adalah Soetrisno Bachir,Hatta Rajasa ,Zulkifli Hasan dan Amien Rais.

Amien Rais juga tidak menampik kemungkinannya ia akan maju terlebih lebih kelihatannya ia terinspirasi dengan kemenangan Mahathir Mohammad di Malaysia.Seolah olah muncul dalam pikiran banyak simpatisannya yang berkata ,Mahathir saja yang sudah berumur 92 tahun masih bisa memenangkan pertarungan.

Kononlah lagi Amien yang lebih muda dari darinya tentu juga akan dapat memenangkan pertarungan pada pilpres nanti .Malahan ada petinggi PAN yang menyebut ,dari sisi usia ,pendiri PAN itu masih dianggap " remaja" dibandingkan usia Perdana Menteri Malaysia itu.

Terhadap kesediaan Amien Rais dicalonkan pada pilpres ,muncullah berbagai komentar dan pendapat.Ada yang mendukung tetapi tidak sedikit juga yang menyatakan ketidak setujuannya terhadap hal tersebut.

Lalu bagaimana tanggapan Jokowi terhadap rencana majunya ,tokoh yang sering mengkritiknya itu?. Ternyata Jokowi dengan penuh kesantunan memberi sanjungan untuk Amien Rais.

Seperti dikutip dari Kompas.com,12/6/2018 , mantan Gubernur DKI itu memberi sanjungan dengan mengatakan Amien Rais sebagai sosok yang tidak diragukan lagi di dunia politik nasional.

" Kapabilitas serta leadership beliau juga saya kira nggak ada yang meragukannya.Rakyat nggak meragukan itu" ,ujar Jokowi. Bahkan Jokowi mengatakan rencana majunya Amien Rais sangat bagus untuk memberikan alternatif pilihan pilihan dalam rangka pilpres kedepan. Dalam pandangan saya  jawaban dan tanggapan Jokowi yang demikian dapat dimaknai dari beberapa sisi.

Pertama ,Jokowi memang sosok yang santun sehingga biarpun selama ini Amien mengritiknya dengan keras tetapi mantan Gubernur DKI tetap memberi citra positif untuk mantan Ketua MPR itu.

Kedua,Jokowi ingin mengajarkan kepada siapapun walau beda pendapat sampaikanlah kritik itu secara elegan,terukur dan gunakanlah bahasa bahasa yang layak untuk itu.Kritik yang demikianlah yang akan memberi kontribusi besar untuk pembangunan demokrasi di negeri ini.

Ketiga,menurut pandangan saya andainya Amien Rais benar benar maju sebagai capres maka Jokowi akan sangat senang. Melalui pilpres nantilah pemilih akan menentukan sikapnya siapa sebenarnya yang mereka paling percayai.Akan terlihat dengan jelas apakah Jokowi yang disebut tukang ngibul itu yang terpilih atau sosok yang mengatakan Jokowi tukang ngibul itu yang diberi kepercayaan oleh rakyat.

Andainya Jokowi yang menang maka jelaslah siapa selama ini yang memprovakasi rakyat dengan menyatakan Jokowi tukang ngibul. Keempat ,andainya saya Jokowi ,saya yakin saya akan menang karena selama ini saya telah berbuat banyak untuk rakyat.

Saya yakin sepenuhnya bahwa saya akan menang karena berbagai hasil survei menunjukkan tingkat ekektabilitas saya cukup tinggi.Sementara dia yang sering mengkritik saya itu sepanjang yang saya tahu belum pernah muncul dalam hasil survei.

Saya yakin akan menang karena pemilih akan menilai ,rupanya orang yang selalu mengkritik saya itu punya keinginan yang kuat untuk menggantikan saya.Artinya kritik yang disampaikan karena ada " udang di balik mi".

Dengan pemahaman yang demikianlah menurut saya Jokowi sangat senang kalau Amien Rais maju pada pilpres nanti.
Salam Demokrasi !