Mohon tunggu...
Management Letter Usd
Management Letter Usd Mohon Tunggu... Mahasiswa - share your creativity

share your creativity

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Gaya Kepemimpinan dan Efektivitas Pekerja saat Work From Home

1 Juni 2022   14:19 Diperbarui: 1 Juni 2022   14:22 1236
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Penyebaran virus corona atau dikenal dengan istilah Covid-19 yang dimulai pada akhir tahun 2019 ke berbagai penjuru belahan dunia, telah menjadi perhatian khusus dunia internasional sebagai suatu bagian dari darurat kesehatan. 

Sejak pertama kali dikonfirmasi kasus di Indonesia pada awal Maret tahun 2020, penularan virus corona terus terjadi dengan sangat cepat, dimana hanya dalam 11 hari kasus positif corona melonjak hingga mencapai 69 orang. Hal tersebut memaksa pemerintah untuk melakukan berbagai upaya guna mencegah virus tersebut terus menyebar. 

Pada tanggal 15 Maret 2020 pemerintah Indonesia mengambil keputusan untuk menghimbau seluruh masyarakat untuk bekerja, sekolah, dan beribadah dari rumah. 

Hal tersebut membuat perusahaan mau tidak mau harus menerapkan kebijakan yang cukup berat, yakni Work From Home (WFH). Kebijakan WFH tentu menyebabkan berbagai perubahan yang cukup signifikan, salah satunya berdampak pada adanya keterbatasan pimpinan dalam mengelola bawahan, sehingga diperlukan pendekatan kepemimpinan yang tepat agar tujuan perusahaan tetap dapat tercapai meskipun di kondisi pandemi. 

Lantas kita bertanya-tanya, gaya kepemimpinan seperti apakah yang dapat menjaga efektivitas pekerja disaat WFH?

Kepemimpinan menurut (Trang, 2013) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi dari seorang individu kepada orang lain guna mencapai tujuan bersama. Sedangkan leadership styles atau gaya kepemimpinan adalah cara yang dapat ditempuh seseorang dalam mempraktekkan kepemimpinannya. 

Gaya kepemimpinan bukanlah sebuah bakat. Oleh karena itu, gaya kepemimpinan dapat dipelajari dan dipraktekkan, dan dalam penerapannya harus disesuaikan dengan situasi yang sedang dihadapi (Bawarodi et al., 2017)

Pendekatan kepemimpinan yang tepat diperlukan untuk dapat mempengaruhi perilaku karyawan guna mencapai tujuan perusahaan pada saat kebijakan WFH berlangsung. Terdapat beberapa jenis gaya kepemimpinan, beberapa diantaranya ialah gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional yang dikembangkan oleh James McGregor Burns yang kemudian disempurnakan oleh Bernard Bass. 

Dalam konfigurasi virtual, pimpinan dan bawahan saling bergantung dalam menyelesaikan tugas, sehingga penting untuk membangun hubungan saling percaya, apalagi dengan keterbatasan tatap muka karena interaksi satu satunya yang kini dapat dilakukan adalah melalui teknologi.

Untuk pembahasan lebih lanjut, menurut (Jufrizen & Lubis, 2020) kepemimpinan transformasional adalah kepemimpinan murni yang bersifat sosial dan peduli dengan kebaikan bersama. Pemimpin transformasional yang bersifat sosial akan selalu berusaha untuk mengalahkan kepentingan mereka sendiri demi kepentingan orang lain atau suatu kelompok. Pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional menjadikan pengikutnya 

melihat bahwa tujuan yang ingin dicapai lebih dari sekedar kepentingan pribadinya. Hal yang serupa diungkapkan oleh (Trang, 2013) yang menyatakan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan suatu kemampuan untuk memberi inspirasi dan motivasi bagi para pengikutnya untuk mencapai hasil yang lebih besar dari pada yang telah direncanakan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun