Mohon tunggu...
Muhammad Nurman
Muhammad Nurman Mohon Tunggu... Wiraswasta - Man of humor, man of talents--an entrepreneur

Belajar sendiri itu lebih bahenol bin montok daripada nyinyirin orang, asyeeeeek ...

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi Cinta dari Alam Bawah Sadarku

7 Januari 2019   15:28 Diperbarui: 7 Januari 2019   15:42 123
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Waktu tak tunduk pada siapa pun meskipun sejuta orang merengek

Menginginkan kesendiriannya diakhiri

Namun sendiri itu sendiri adalah teman hidup yang amat memuakkan

Ketika cinta serasa tak bisa dibagi karena hati terlanjur sesak

Kenapa mudahnya yang lain mendapatkan cinta dalam rupa dan rasa

Sedangkan diri tersingkirkan dan merana sepanjang hari

Aku melihat cermin yang berkerut menghindariku

Kucari di sana senyuman yang kusimpan untuk dirinya, siapa pun itu

Di sini senyumanku hambar bak pelangi tanpa warna

Aku ingin melintasi pelangi itu menjumpainya

Tapi sang waktu berkelit lebih cepat dari yang kukira

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun