Mohon tunggu...
MamikSriSupadmi
MamikSriSupadmi Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wiraswasta

KaderPosbindu. Pokja dan BinaLingkungan diDesa.

Selanjutnya

Tutup

Financial

Koperasi Warga, Simpan Pinjam Alternatif Bagi Hasil Tidak 0%

23 September 2022   07:41 Diperbarui: 23 September 2022   07:48 32 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Bersyukur sekali saya tinggal di lingkungan RW dengan beragam kegiatan yang terorganisasi secara sederhana tetapi lancar rutinitasnya. Dari mulai rutinitas keagamaan seminggu sekali, sebulan sekali Kegiatan sosial jimpitan memberi sumbangan pada warga yang sakit , gotong royong untuk warga yang terkena musibah. Dan juga gotong royong baik tenaga dan materiil untuk yang punya hajatan.  

Hidup yang semarak bersama lingkungan dengan kepedulian sosial yang tinggi ini, adalah salah satu antisipasi agar warga mempunyai format kegiatan yang pas dan jelas. Dengan begitu selain rutinitas mencari nafkah, kami warga lingkungan juga tidak bingung dolan keluyuran alias berhemat. Maklum harga kebutuhan pokok dan bahan bakar sering balapan adu cepat mana yang naik menanjak duluan.

Selapan sekali atau sekitar 35harinan setiap Senin Pon kami mempunyai kegiatan simpan pinjam dalam koperasi warga. Anggota hanya dibebani simpanan wajib 50rb setahun sekali. Tahun tahun sebelumnya malah hanya 25rb saja. Tanpa agunan apapun, anggota berhak menyimpan alias menabung dan meminjam. Dengan jangka waktu angsuran 5 kali setiap pertemuan dan bunga 2% per lapan, petani atau usaha kecil bisa meminjam dana. Atau anggota yang memang benar benar membutuhkan. 

Seleksi kejujuran dan kedisiplinan anggota adalah hal utama agar kegiatan koperasi berjalan lancar, saling percaya dan merasa aman satu sama lain. Banyak anggota yang meminjam dana ketika mengangsur melebihkan uang jumlah angsuran untuk bisa sekalian menabung. Jumlah minimal menabung hanya 20rb saja, jadi terkadang kami sebagai anggota ada yang sambil lalu alias "iseng" yang baik menabung rutin 25rbnan. Semua tabungan warga dibagi lagi setiap puasa menjelang hari Raya.

Itungan sederhana untuk 11 kali pertemuan , tabungan iseng yang didapat adalah 275rb ditambah bagi hasil plus uang kehadiran pengganti makan snack konsumsi. Cukuplah untuk Lebaran yang sederhana membeli roti kaleng, syrup dan camilan kering lainnya. Bila sudah punya beras tinggal memasak sayur lodeh gori sederhana plus telur rebus dan kerupuk. Itu matematika sederhana yang saya gunakan sebagai gambaran bahwa Koperasi Warga ini mempunyai manfaat. Menabung lebih tentu saja diperbolehkan. Hasil menabung ini walaupun misalnya hanya sedikit dan beberapa kali saja sempat mengikuti kumpulan koperadi toh akan tetap dibagikan / keluar bersamaan.   

Simpanan Wajib juga jangan khawatir akan hilang karena bisa diambil kembali ketika sudah tidak menjadi anggota. Semacam Taspen saya menyebutnya karena anggota biasanya keluar dari keanggotaan menjelang usia lansia. Dana simpanan yang dibagi adalah Simpansn Wajib plus bagi hasil dan tambahan semacam uang penghargaan. Hikmahnya adalah masuk menjadi anggota koperasi dengan baik baik, ketika keluar juga terhormat baik. Dengan begitu silaturahmi tetap terjaga dan terus menginspirasi warga muda yang baru untuk bisa berpartisipasi dengan senang hati dalam kegiatan koperasi ini.

Pengurus juga profesional karema ada penasehat, ketua dan 3 orang usia muda sebagai pembukuan dengan tugss yang sudah dibagi. Laporan RAT berisi jumlah saldo umum, saldo anggota, uang transport pengurus, dana untuk RAT  yaitu fotocopi, hadiah juara menabungdan doorprize sederhana 9 buah tervantum dalam laporan yang dibagikan. Transparan kan? Pertemuan berpindah pindah di rumah  anggota untuk lebih akrab mempererat silaturahmi. Jado kesimpulannya? Bukan Nol alias tidak berarti apa apa kegiatan yamg kami jalani. Selain uang tabungan plus plus,keberkahan sosial kemasyarakatan adalah dambaan hati yang pasti. Sip kan? Sip lah pastinya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan