Mohon tunggu...
Mamat Irawan
Mamat Irawan Mohon Tunggu... Penikmat bacaan

Lahir di Kuningan, 20-04-1972 kini tinggal di Bogor

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Yang Ditinggal Bapak

17 April 2020   07:55 Diperbarui: 17 April 2020   08:06 5 1 1 Mohon Tunggu...

Adikmu yang  kecil itu memanggil  nama bapakmu

Mencairkan suasana penuh haru

Dalam kerumunan orang bersarung itu

Sosok anak yang sangat lugu

 

Kumandang tahlil semakin syahdu

Untaian dzikir  di malam beku

Penuh harap di malam kelabu

Duka nestapa meratap pilu

Jangan berkeluh nak,  karena Bapakmu!

Sudah saatnya dipanggil yang Maha Tahu

Sudahlah sudah biar berlalu

Songsonglah  hari esok dengan asamu

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x