Mohon tunggu...
Malinda Sembiring
Malinda Sembiring Mohon Tunggu...

Founder & Sociopreneur @sangerlearning| Halftime Emcee-Moderator-Speaker| Fulltime Learner-Teacher-Lecturer| Ig/twitter @mssembiring_

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Obsesi Sang Penulis yang Berujung Maut

9 April 2013   21:36 Diperbarui: 7 Oktober 2015   09:45 0 0 1 Mohon Tunggu...

Judul : Sinister

Sutradara : Scott Derrickson

Pemeran : Ethan Hawke, Juliet Rylance, Fred Dalton Thompson, Nick King

Tahun : 2012

Produksi : Blum House dan Automatik Production

[caption caption="google image"][/caption]

Berkisah tentang seorang penulis, Ellison Oswald, yang terobsesi dengan kasus pembunuhan sebuah keluarga. Ellison pun memboyong keluarganya ke rumah bekas pembunuhan tersebut agar bisa menginvestigasi kasus ini untuk bahan tulisannya. Ketika semua hampir terkuak, Ellison harus menghadapi takdir yang meletakkan keluarganya di ujung maut.

Entah apa yang dipikirkan Scott Derrickson saat menggarap Sinister. Hanya syuting di sekitar rumah, film ini berhasil menghipnosis jutaan penonton dengan total pendapatan kotor $46 juta. Sementara budget yang dikeluarkan oleh Blum House selaku rumah produksi hanya $3 juta. Diisi nama-nama seperti Ethan Hawke, Juliet Rylance, dan Fred Dalton Thompson, film ini menghantarkan tren baru bagi pecinta horor.

Awal rol diputar, Scott langsung menyuguhkan adegan satu keluarga yang dibunuh dengan menggantung leher mereka di atas pohon, tak diketahui siapa pelaku pembunuhan dan apa motif dibaliknya. Sementara, seorang anak dari keluarga malang ini tak terlacak keberadaannya. Dari sini Ellison Oswald yang diperankan oleh Ethan Hawke mulai melakukan investigasi tentang apa yang terjadi pada keluarga tersebut, diawali dengan pindah ke rumah korban.

Sementara Ellison disibukkan dengan penemuan beberapa rol film di loteng rumah baru tersebut, Scott memaksa penonton melihat potongan-potongan video ala Paranormal Activity, namun video yang ditunjukkan Scott bercerita tentang pembunuhan-pembunuhan keji termasuk pembunuhan keluarga yang rumahnya ditinggali Ellison. Sekali lagi tak ada alasan pasti kenapa pembunuh mereka merekam aksi kejinya. Anehnya, setiap keluarga yang dibunuh, menyisakan satu anak yang tak pernah diketahui keberadaannya.

Ellison yang makin terobsesi dengan penemuan-penemuannya tak menyadari maut yang mengintai keluarganya. Anak lelakinya yang tiba-tiba sering mengalami sleeping terror dan putrinya yang mengaku bertemu dengan Stephanie, anak hilang dari keluarga korban.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x