Mohon tunggu...
Maksimus Abi
Maksimus Abi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi, Widya Sasana, Malang

Pernahkah kita melupakan kenanagan? Tetapi kita telah melupakan Tuhan!

Selanjutnya

Tutup

Book

Keutamaan-keutamaan Hidup Manusia

10 Oktober 2022   21:26 Diperbarui: 10 Oktober 2022   21:34 256
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Book. Sumber ilustrasi: Freepik

RESUME & KOMENTAR BUKU 

"MENJADI MENCINTAI" - "REMAH & DAUN KERING"

Penulis Buku: Armada Riyanto

Menjadi Mencintai

Manusia yang Bermartabat (hlm.9-11)

Apakah manusia itu? Pertanyaan tersebut merupakan "sesuatu" yang belum dapat dikupas secara tuntas oleh berbagai aliran filsafat hingga saat ini. Ada bermacam-macam jawaban yang dapat ditemukan sebagai penjabaran atas diri manusia. 

Manusia adalah dia yang mencari, mengejar, menyerahkan diri, bermimpi, dan menciptakan sejarah hidupnya sendiri. Artinya manusia hidup menyejarah dalam dunianya. Juga manusia mempunyai tubuh yang dapat disamakan dengan materi lainnya. Akan tetapi tubuh atau badan manusia itu pun memiliki perbedaan yang khas. Tubuh manusia sama seperti materi lainnya sebab ia dapat luka dan hancur. 

Namun, Tubuh manusia itu pula menunjukkan eksistensi pribadinya sendiri. Atau dapat dikatakan bahwa tubuh manusia mewakili kemanusiaan. Atau dengan kata lain, tubuh manusia adalah manusia itu sendiri. Entah itu dalam keadaan lengkap atau tidak. Sehingga, hal tersebut membawa pada kebenaran hakiki bahwa kemanusiaan mengatasi segalanya. 

Maka tidak satu pun manusia yang dapat memegahkan dirinya sebagai pribadi yang lebih berharga daripada yang lainnya. Karena pribadi seseorang memiliki arti dari dirinya sendiri. Maka, tidak patut seorang pun dapat diperlakukan dengan semena-mena. 

komentar

Manusia yang Bermartabat adalah yang Memaknai Eksistensinya 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun