Mohon tunggu...
Sucahya Tjoa
Sucahya Tjoa Mohon Tunggu... Konsultan - Lansia mantan pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Lansia mantan pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Kapal Serbu Amfibi Tipe 076 yang Dikembangkan Tiongkok

14 Agustus 2021   18:14 Diperbarui: 14 Agustus 2021   18:27 1477
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: globaldefensecorp.com

Dengan EMALS, berarti akan ada arrester elektromagnetik. Untuk memenuhi kebutuhan lepas landas dan pendaratan pada saat yang sama, rencana dek penerbangan kemungkinan besar akan mengadopsi desain sudut miring dan koeksistensi lurus.

Dan setidaknya dua EMALS akan dipasang. Metode kombinasi ini secara langsung menggabungkan keunggulan kapal induk kontemporer dan kapal serbu amfibi. Ini akan memungkinkan Tipe 076 untuk memiliki sistem tempur penerbangan yang hanya dimiliki oleh kapal induk menengah dan besar.


Selain itu, terlihat dari video promosi AVIC sebelumnya bahwa Tiongkok tampaknya sangat mementingkan pengembangan drone (UAV). Dek kapal dalam video promosi tersebut diduga dilengkapi dengan drone yang sepertinya adalah Drone Attack Stealth Gonggi-11.

Karena drone berbasis kapal dapat menyelamatkan awak penerbangan berbasis kapal induk yang berharga, dan bahkan drone berbasis kapal tidak perlu memiliki kokpit, sehingga akan menggunakan ruang yang dikosongkan untuk menampung lebih banyak bahan bakar dan amunisi. kemampuan operasi penerbangan, tidak seperti F-35B, yang memiliki kapasitas muat yang lemah dan radius tempur yang pendek.

Tampaknya Tiongkok mungkin tidak menganggap terlalu membutuhkan jet yang dapat take-landing vertikal, karena keamanannya dapat digantikan oleh kawanan drone dan EMALS yang lebih efisien.

Dengan demikian dapat lebih banyak memuat pesawat sayap tetap yang mampu lepas landas dan mendarat di kapal Tipe 076 ini, seperti J-15 dan AWACS KJ-300, dan bahkan dapat digunakan sebagai platform untuk transisi di tengah jalan untuk terus mengangkut pesawat berbasis kapal ke kapal induk.

Ini juga membuktikan bahwa kapal amfibi Type 076 telah mengabaikan rencana membawa pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat vertikal. Pada titik ini, beberapa pengamat dan permerhati alutsista mungkin bertanya-tanya. Kita semua tahu bahwa standar untuk kapal induk adalah apakah dapat membawa pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat vertikal, karena Tipe 076 tidak dilengkapi dengan pesawat lepas landas dan mendarat vertikal. Mengapa bisa dikatakan dapat digunakan sebagai kapal induk?

Faktanya, pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat vertikal bukanlah pesawat tempur yang kuat, melainkan hanya pesawat konvensional yang digunakan dalam beberapa situasi khusus, satu-satunya keuntungan adalah dapat menghemat ruang dek, tetapi kinerjanya tidak sebanding dengan pesawat tempur normal.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Tiongkok telah secara khusus melengkapinya kapal amfibi Tipe 076 ini dengan EMALS dan sistem arrester elektromagnetik tercanggih untuk meningkatkan kinerja kapal. Kedua perangkat elektronik canggih ini umumnya hanya digunakan pada kapal induk. Dengan adanya perangkat elektronik pada kapal amfibi Tipe 076 secara langsung meningkatkan radius tempur dan jangkauan dari pesawat tempur sayap tetap (fixed wings), dan juga meningkatkan bobot muat kapal amfibi Tipe 076. Justru karena kinerja yang begitu kuat, Tiongkok telah mengatakan bahwa kapal ini dapat digunakan sebagai kapal induk ringan.

Saat ini, tidak banyak negara di dunia membuat dan memiliki kapal serbu amfibi, tetapi kebanyakan dari mereka bobot muatnya sekitar 20.000 ton.

Namun, bobot muat kapal serbu Tipe 076 ini mencapai 55.000 ton yang mencengangkan. Peningkatan bobot muat kapal amfibi Tipe 076 ini berarti dapat membawa lebih banyak pesawat tempur, dan dilengkapi dengan EMALS dan arrester elektromagnetik tercanggih, juga dapat membuat radius tempur pesawat tempur yang muatnya menjadi lebih besar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun