Mohon tunggu...
Mahendra Paripurna
Mahendra Paripurna Mohon Tunggu... Administrasi - Berkarya di Swasta

Pekerja Penyuka Tulis Baca, Pecinta Jalan Kaki dan Transportasi Umum yang Mencoba Menatap Langit

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Andai Semua Tahu Sengsaranya Terinfeksi Covid-19, Mungkin Vaksin Akan Menjadi Rebutan

25 Januari 2021   17:35 Diperbarui: 26 Januari 2021   12:19 2803
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Saya dan anak-anak masih beruntung karena masih diberi kesembuhan dan kesempatan untuk berkumpul kembali di rumah. Banyak juga orang lain yang ditakdirkan menderita covid-19 tidak dapat lagi menatap dan memeluk lagi keluarga tercinta untuk terakhir kali sampai jasadnya dimakamkan.

Apakah selesai semua masalah setelah kita pulang ke rumah? Belum. Walaupun telah pulang, kita masih harus menjalani lagi isolasi mandiri antara 7 hingga 14 hari. Stigma negatif orang-orang sekitar akan tetap dilekatkkan kepada diri kita sebagai penyintas covid-19. Akan banyak orang yang merasa takut atau was-was berdekatan dengan kita.

Faktor biaya juga menjadi kesulitan terbesar bagi masyarakat kecil seperti saya. Karena saya terpaksa harus mensupport lebih untuk tubuh dengan makanan, buah-buahan dan vitamin yang akan memaksa kita merogoh kocek lebih dalam.

Yang mungkin juga tidak banyak diketahui masyarakat umum, pekerja seperti saya juga harus menyiapkan dana cukup besar untuk biaya swab pcr. Lho bukannya swab sudah ditanggung oleh pemerintah?

Jangan salah, dari yang saya alami, khususnya di wilayah Tangerang, puskesmas ataupun rumah sakit hanya menanggung biaya swab pcr pada saat pendeteksian awal. Beberapa teman di daerah lain juga mengatakan hal yang sama.

Untuk pasien OTG, setelah isolasi, baik mandiri ataupun di tempat isolasi pemerintah, dan terkadang ditambah 7 hari istirahat lagi di rumah, tidak akan mendapat swab pcr lagi.

Pasien sudah boleh beraktifvtas kembali seperti sediakala. Karena berdasarkan penelitian memang virus ini sudah tidak aktif dan tidak akan bisa menularkan lagi kepada orang lain setelah melewati fase tersebut. Jika ingin memastikan maka kita harus melakukan swab mandiri.

Yang repot adalah pegawai seperti saya. Bergaji rendah yang mungkin untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja selama ini sudah harus mengencangkan ikat pinggang.

Beberapa kali saya harus menerima omelan dokter karena sedikit 'ngeyel' menanyakan masalah swab pcr. Maksud hati sih ingin berupaya agar swab pcr sebagai deteksi akhir dapat dilakukan tanpa keluar biaya.

Mayoritas dokter mempertanyakan kembali tujuan saya melakukan swab pcr. Menurut mereka saya sudah dinyatakan sehat karena segala gejala sudah tidak ada lagi. Hasil cek darah dan rontgen juga sudah membaik.

Jarak waktu dari swab pertama sampai keluar rumah sakit juga sudah lebih dari 20 hari. Belum di tambah dengan harus istirahat 14 hari di rumah lagi sepulang dari rumah sakit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun