Mohon tunggu...
Mahendra Paripurna
Mahendra Paripurna Mohon Tunggu... Berkarya di Swasta

Pekerja Penyuka Tulis Baca, Pecinta Jalan Kaki dan Transportasi Umum yang Mencoba Menatap Langit

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Ingatlah Sakitmu di Kala Sehatmu

13 Desember 2018   09:00 Diperbarui: 13 Desember 2018   17:22 0 9 1 Mohon Tunggu...
Ingatlah Sakitmu di Kala Sehatmu
Pixabay.com

Jika setiap orang ditanya maukah diberi karunia sakit, sudah pasti semua akan menggeleng dan menjawab tidak mau. Tetapi seringkali saat sehat kita abai terhadap tubuh kita sendiri.

Seperti sabtu kemarin sebenarnya saya sudah jauh-jauh hari mendaftar untuk bisa ikut acara kompasianival yang digelar di Lippo Mal Kemang. Sampai sempat browsing mencari dimana letak dan seperti apa situasi di Lippo Mal Kemang tersebut karena saya belum pernah datang ke lokasi tersebut.

Walaupun belum lama bergabung di rumah besar kompasiana tetapi daya tarik acara dan tokoh-tokoh yang hadir seperti Pak Gubernur Anies Baswedan dan Pak Menteri Hanif Dhakiri menjadi magnet tersendiri bagi saya. Tentu saja didorong oleh keinginan bertatap muka dengan para kompasianer hebat yang selama ini hanya bisa saya baca tulisan-tulisannya di kompasiana.

Tetapi sayangnya semua tidak bisa terlaksana karena pada malam sabtunya mendadak kedua anak saya sakit. Badannya mendadak demam dan beberapa kali muntah karena merasakan mual pada perutnya.

Memang setahu saya, kedua anak saya dari beberapa waktu sebelumnya terserang flu dan batuk. Tapi tidak mengira sampai sedemikian parahnya. Agak khawatir juga demamnya karena pengaruh penyakit lain. Jadilah saya dan isteri semalaman menjaga karena keduanya sulit tidur dan beberapa kali merasakan mual dan pusing kepala.

Sepanjang malam kami tidak tidur padahal saya baru pulang kerja dan sampai di rumah pukul 8 malam. Dan paginya saya langsung periksakan kedua anak saya ke rumah sakit.

Menurut dokter yang memeriksa sepertinya panasnya memang karena flu dan batuknya. Tetapi disarankan jika setelah tiga hari masih panas agar segera memeriksakan kembali dan dilakukan cek darah.

Sepertinya kekhawatiran saya masih harus berlanjut karena kebetulan di lingkungan tempat tinggal sudah ada beberapa anak yang terkena DBD. Tapi semoga tidak terjangkit ke kedua anak saya tersebut.

Dokter kemudian memberikan beberapa obat untuk diminum dan menyarankan untuk memperhatikan asupan minum dan makan anak saya.

Sepulang dari rumah sakit giliran saya yang merasakan kurang enak badan. Mungkin karena efek kurang tidur semalam. Badan jadi rasanya seperti masuk angin.

Akhirnya saya terpaksa memutuskan tidak jadi berangkat ke kompasianival. Selain karena kondisi badan yang tidak fit dan kurang tidur, tidak tega juga meninggalkan anak yang sedang dalam kondisi sakit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2