Mohon tunggu...
Mahatir Muhammad
Mahatir Muhammad Mohon Tunggu... Mahasiswa - .

.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Meningkatkan Kreativitas dalam Rangka Meningkatan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Polri di Era Revolusi 4.0

7 Desember 2021   10:42 Diperbarui: 7 Desember 2021   10:54 43 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. 

Di era 4.0, pendidikan mengalami revolusi yang signifikan mulai dari pembaharuan kurikulum, metode pembelajaran baru, dan dibutuhkkan skil -- skil atau kemampuan yang baru untuk menyesuaikan dengan revolusi yang terjadi di dunia pendidikan di era revolusi industri 4.0. 

Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru yang diperoleh dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikannya suatu hal baru.

Di zaman pandemi seperti sekarang sudah muncul kreativitas pendidikan yang baru atau revolusi pendidikan yang baru yaitu, metode pembelajaran yang baru. Hal ini sudah memunculkan kreativitas di tubuh polri dimana semua lemdikpol yang di bawahi kalemdiktlat menggunakan metode tersebut dimana menggunakan aplikasi zoom atau bisa menggunakan google meetings. 

Kalemdiklat mengambil kebijakan untuk melaksanaka Pendidikan Jarak Jauh mengingat situasi dan kondisi sedang tidak memadai untuk melaksanakan pendidikan secara bersama -- sama. Hal tersebut merupakan salah satu pentingnya kreativitas dalam mengambil kebijakan di dunia pendidikan. 

Di era revolusi industri seperti ini, kreativitas sangat perlu ditingkatkan mengingat sudah banyak program dan aplikasi -- aplikasi yang dibuat dalam membantu tugas polri di setiap fungsi untuk menjaga ketertiban kamtibmas. 

Mengapa kreativitas penting dalam kehidupan di era revolusi industri 4.0? Adanya kemampuan untuk melahirkan sesuatu yang baru yang berupa pikiran maupun karya nyata dalam mengerjakan persoalan hidup bagi orang kreatif.

 Dengan kreatifnya seseorang dapat melakukan pendekatan secara bervariasi dan memiliki bermacam-macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu persoalan. Dari potensi kreatifnya, seseorang dapat menunjukkan hasil perbuatan, kinerja/karya, baik dalam bentuk barang maupun gagasan secara bermakna dan berkualitas. Dengan kreativitas tinggi yang dimiliki seseorang maka seseorang tersebut akan mempunyai pengembangan diri secara optimal. 

Mereka dapat mempergunakan ide-idenya untuk menciptakan kreasi baru demi kelangsungan hidup. Peningkatan Sumber Daya Manusia dalam era globalisasi dan era reformasi menunjukkan betapa pentingnya segi kreativitas diprioritaskan untuk dikelola dan dikembangkan secara optimal. Dan hal ini merupakan tantangan kepedulian serius bagi pihak terkait dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, terutama dikalangan pendidikan. 

Ada banyak cara untuk meningkatkan dan mengembangkan kreativitas seseorang. Kreativitas berarti berani untuk mengambil risiko, yaitu berani untuk mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan dan hasilnya belum jelas. Ini berarti harus lebih berani melakukan kekeliruan secara berlebihan. 

Dari itu kreativitas harus mempertimbangkan segala risiko dan konsekuensi dengan cermat terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kreativitas:

  • Amatilah sesuatu yang dikenal
  • Membangun kreatifitas berarti mempertajam pikiran.
  • Jangan menunda pekerjaan. 
  • Ambil sudut pandang orang lain.
  • Melakukan brainstorming.
  • Belajar menjadi seorang inovator yang baik
  • Ubahlah kebiasaan dan citra diri. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan