Mohon tunggu...
Mahadewi Diva Al Qamar
Mahadewi Diva Al Qamar Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Sosiologi FIS UNJ

"If you want to fly, give up everything that weighs you down"

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Pelaksanaan Kampanye Vaksinasi Sebagai Upaya Mendukung Program Vaksinasi Covid-19

17 Mei 2022   16:47 Diperbarui: 20 Mei 2022   12:42 53 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani wabah virus Covid-19. Vaksinasi ini bertujuan agar masyarakat dapat kembali produktif dalam melaksanakan kegiatannya sehari-hari dan menciptakan kekebalan (herd immunity) agar masyarakat terlindungi dari virus Covid-19. Seluruh masyarakat pun diminta untuk memanfaatkan vaksinasi ini dengan sebaik-baiknya dan terus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat karena dengan ini, akan semakin cepat masyarakat terlindungi dari virus Covid-19. Namun, pelaksanaan vaksinasi ini tidak selalu berjalan sesuai yang diharapkan. Banyak sekali pro dan kontra di masyarakat terhadap diadakannya vaksinasi Covid-19. Seperti yang terjadi di RW 09 Bidara Cina misalnya. Banyak masyarakat setempat yang kontra dan menolak mengikuti vaksinasi.

Pada dasarnya, pembangunan di RW 09 Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur cukup pesat. Pada masa pandemi saat ini, badan pengurus RW setempat telah menggalakan dilaksanakannya program vaksinasi bagi warganya untuk menunjang program vaksinasi pemerintah. Namun, masalah yang terjadi di lapangan adalah persentase vaksinasi yang rupanya masih sangat rendah. Banyak masyarakat yang masih enggan ikut vaksinasi. Hal tersebut dikarenakan krisis kepercayaan masyarakat RW 09 terhadap vaksinasi dan termakan berita hoax yang beredar terutama dari media sosial. Berita hoax sangat berdampak bagi semua masyarakat terutama lansia yang merupakan kelompok rentan termakan berita hoax. Faktor lain yang menjadi penyebab persentase vaksinasi rendah di wilayah RW 09 Bidara Cina ini yaitu banyak masyarakat yang ikut vaksinasi di RW 09 sehingga program vaksinasi di wilayah ini yang seharusnya diutamakan untuk warga setempat, menjadi tidak tepat sasaran.

Dengan adanya mosi tidak percaya masyarakat RW 09 Bidara Cina terhadap vaksinasi Covid-19, menandakan bahwa kurangnya sosialisasi pemerintah terutama pemerintah wilayah setempat mengenai program vaksinasi. Untuk itu, diperlukan adanya perluasan program vaksinasi tersebut. Salah satunya dengan melakukan program kampanye vaksinasi. Kampanye vaksinasi dapat dilakukan oleh panitia vaksinasi yang terdiri dari karang taruna dan PKK. Kampanye dilakukan dengan melakukan pemasangan spanduk di beberapa sudut jalan dan penyebaran brosur. Adapun spanduk yang dipasang dapat berisi mengenai himbauan dan ajakan kepada masyarakat, khususnya masyarakat RW 09 Bidara Cina untuk selalu melindungi diri dan keluarga dari virus Covid-19 dengan cara melaksanakan vaksinasi Covid-19 serta tidak terprovokasi dengan berita hoax tentang vaksin Covid-19. Selain itu, spanduk dapat berisi mengenai himbauan untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

Selain pemasangan spanduk di beberapa sudut jalan, panitia vaksinasi terutama pemuda karang taruna selanjutnya dapat melakukan kampanye dengan cara penyebaran brosur dan pendekatan sosialisasi dengan mengunjungi setiap rumah warga secara door to door. Pendekatan dapat dilakukan secara komunikasi dengan menyampaikan manfaat vaksinasi dan panitia juga harus mampu meluruskan berita-berita hoax agar masyarakat tidak takut untuk melaksanakan program vaksinasi. Pendekatan secara person ini harus dibangun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti agar masyarakat teredukasi, tidak hanya sekedar melihat himbauan melalui spanduk. Dengan diadakannya kampanye vaksinasi ini, dapat membangun kepercayaan masyarakat terutama masyarakat RW 09 Bidara Cina terhadap vaksinasi Covid-19.

Kampanye vaksinasi dapat dilakukan oleh siapapun dan dimanapun. Kegiatan kampanye ini juga tidak memerlukan banyak biaya dan tenaga. Tujuan kampanye vaksinasi yang dilakukan selain meningkatkan persentase vaksinasi di wilayah tersebut, juga bertujuan meningkatkan kekebalan masyarakat secara cepat dan merata terhadap virus Covid-19, serta memutus mata rantai khususnya di wilayah RW 09 Bidara Cina. Selain itu, kampanye ini juga bertujuan membangun masyarakat yang sehat serta masyarakat yang kritis terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungannya.

Dengan diadakannya kampanye vaksinasi, diharapkan pengurus RW setempat dan seluruh masyarakat ikut serta dalam pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Masyarakat dihimbau untuk lebih kritis dalam menyaring informasi yang tersebar agar tidak mudah termakan berita hoax. Masyarakat juga diharapkan dapat bekerja sama menyukseskan program pemerintah ini demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Dengan dilaksanakannya kampanye vaksinasi ini diharapkan dapat mendukung Pemerintah DKI Jakarta untuk memulihkan kondisi masyarakat. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, maka masyarakat dapat kembali melakukan kegiatannya sehari-hari secara efektif dan produktif.

Referensi

dinkes.bandaacehkota.go.id. (2018). Pertemuan Advokasi Sosialisasi dalam rangka Kampanye. Diakses pada 9 Mei 2022, dari https://dinkes.bandaacehkota.go.id/2018/07/06/pertemuan-advokasi-sosialisasi-dalam-rangka-kampanye-imunisasi-mr-measles-rubella-tahun-2018-di-kota-banda-aceh/ 

Agung, L. (n.d.). PROGRAM VAKSINASI COVID 19 TANTANGAN DALAM MEWUJUDKAN HERD IMMUNITY. Anggaran.Kemenkeu.Go.Id. https://anggaran.kemenkeu.go.id/in/post/program-vaksinasi-covid-19-tantangan-dalam-mewujudkan-herd-immunity

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan