Mohon tunggu...
Magdalena alfani
Magdalena alfani Mohon Tunggu... Psikolog - magdalenaalfanisirait

become who you are

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Berbicara yang Baik di Depan Umum

17 Juni 2019   02:10 Diperbarui: 17 Juni 2019   02:22 148
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Karier. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Ketika kita berbicara di depan umum terkadang kita merasa takut,gelisah,gugup dan akhirnya dapat membuat kita lupa akan materi yang akan kita sampaikan kepada audiens. Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi bagaimana menjadi seorang public speaker yang baik saat berbicara di depan umum

1. Penampilan

Dalam berbicara didepan umum, yang paling penting adalah menjaga penampilan. Anda harus menjaga penampilan saat berbicara mulai dari cara berpakaian yang rapi dan sopan, tataan rambut yang rapi dan make up yang normal akan sangat berpengaruh ketika anda berbicara didepan umum

2. Jangan pernah menatap mata audiens

Saat anda berbicara di depan audiens, jangan pernah sesekali menatap langsung mata audiens, karna saat mata anda saling bertatapan langsung itu akan mengakibatkan anda gugup dan akhirnya lupa akan materi yang ingin anda sampaikan. Tetapi pada saat anda berbicara lihatlah keningnya, itu jauh lebih baik

3. Jangan membelakangi audiens

Pada saat berbicara di depan, jangan pernah membelakangi audiens karna bisa jadi beberapa audiens berpikir bahwa anda tidak menghargai mereka sebagai pendengar

4. Jangan pernah menunjuk audiens dengan jari telunjuk

Pada saat anda ingin menunjuk salah satu dari audiens jangan pernah menggunakan jari telunjuk karena itu sangat tidak sopan. Jika anda ingin menunjuk, tunjuklah dengan kelima jari tangan kanan anda karena itu jauh lebih sopan

5. Menyampaikan materi dengan cerita

Jika anda menyampaikan materi dengan cerita, mungkin itu jauh lebih baik. Semua audiens akan lebih mudah untuk mencerna dan memahami apa yang anda sampaikan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun