Mohon tunggu...
Maureen Hadisaputra
Maureen Hadisaputra Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

Mahasiswi Trisakti School Of Management

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Mencari Tahu Seberapa Penting Manajemen Risiko di dalam Dunia Perbankan

6 Mei 2021   09:59 Diperbarui: 6 Mei 2021   12:54 53 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mencari Tahu Seberapa Penting Manajemen Risiko di dalam Dunia Perbankan
https://valueconsulttraining.com/operation-training/1625-manajemen-risiko-operasional-bank/

Manajemen resiko merupakan sebuah kewajiban yang harus diterapkan di dalam sebuah perusahaan atau dalam membangun sebuah usaha. Alasan pentingnya manajemen resiko harus diterapkan di dalam perusahaan atau dalam membangun usaha adalah tujuan nya supaya kita bisa mengidentifikasi risiko yang akan terjadi ke depannya serta kita bisa melakukan pencegahan awal sebelum terjadinya resiko. Maka dari itu, pengelolaan resiko sangat penting untuk kemajuan perusahaan ataupun usaha di masa depan, tetapi sayangnya saat ini banyak perusahaan ataupun usaha yang tidak memperdulikan dan belum mengerti mengenai manajemen resiko ini.

Manajemen resiko juga bisa diterapkan di dalam dunia perbankan. Perbankan merupakan sebuah industri yang berperan dalam menangani uang tunai, kredit serta berbagai transaksi keuangan. Definisi perbankan secara umum adalah perbankan merupakan kegiatan bisnis yang melakukan penerimaan dan penjagaan uang yang dimiliki oleh setiap individu. Dikutip dari website OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat serta bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional, kearah peningkatan taraf hidup rakyat banyak.

Di dalam dunia perbankan, manajemen resiko merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus diperhatikan dengan tepat, karena faktor resiko di dalam dunia perbankan dapat timbul dari berbagai faktor serta jika faktor risiko tidak diperhatikan dengan baik akan menimbulkan dampak negatif di masa yang akan datang. Maka dari itu, penerapan manajemen resiko dalam perbankan sangat penting dan diharapkan perbankan dapat mengendalikan resiko serta kerugian yang mungkin terjadi.

Maka dari itu, di tahap awal penerapan manajemen resiko, bank diharuskan untuk mengindentifikasi resiko dan mencari tau risiko yang akan terjadi secara mendalam, baik itu risiko yang sudah ada atau risiko yang akan muncul di masa yang akan datang. Setelah bank melakukan proses identifikasi mengenai risiko, pada tahap selanjutnya bank akan melakukan pengukuran, pemantauan, dan pengendalian resiko. Pada tahap ini, pengukuran yang dilakukan oleh bank bertujuan agar bank dapat memperhitungkan resiko yang akan dihadapi oleh usahanya di masa yang akan datang sehingga bank dapat memperkirakan dampak terhadap modal. Lalu, untuk melakukan pemantauan resiko, bank melakukan evaluasi terhadap risiko, terutama untuk yang bersifat material atau yang dapat mempengaruhi permodalan bank.

Di tahap yang terakhir, hasil evaluasi yang dilakukan oleh bank tersebut kemudian disajikan secara tepat waktu, akurat, dan informatif yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan menentukan tahapan yang akan dilakukan selanjutnya. Dengan berjalannya perkembangan dunia bisnis, resiko bisnis yang dihadapi juga turut mengalami perkembangan, seperti resiko kredit, resiko pasar, resiko likuiditas, dan sebagainya. Maka dari itu, untuk meminimalisir resiko kerugian, bank harus melaksanakan transaksi tersebut dengan memperhatikan pada kebijakan dan pedoman manajemen resiko yang sudah ditetapkan yang berlandaskan pada prinsip kehati-hatian. 

Sumber :

OJK
Zahira Accounting

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN