Mohon tunggu...
Made Dike Julianitakasih I
Made Dike Julianitakasih I Mohon Tunggu... Guru - Penulis

Made Dike Julianitakasih Ilyasa. Pegiat Komunitas Ruang Imajinasi Sastra IMM FAI UMY. Pernah Meraih Juara Penulisan Cerpen Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (PEKSIMINAS) Kemdikbud

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi "Rindu Berkarat"

16 Mei 2023   12:10 Diperbarui: 16 Mei 2023   19:11 93
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber gambar canva

Puisi "Rindu Berkarat"

Mentari tengah hari melalap kenangan pada sejuta wajah

Ia gulir kabut yang bercinta dengan langit di pelataran cakrawala


Karsanya menembusi hati jiwa-jiwa berdaya

Ini tentang kita yang menuai rindu berkarat sebab terjerat penjara kata; habis dirajam bilah asmara


Kau selalu tau cara membuatku berpaling padamu lagi dan lagi

Tak jera mengejar aroma musim gugur yang menghantui


Terbuai angan cinta abadi, aku menengarai jejakmu di setiap embun pagi

MDJI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun