Mohon tunggu...
Mad Harris
Mad Harris Mohon Tunggu... agronomis

petani melankolis

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Ketika Menulis Terkadang Sulit

11 Oktober 2019   03:21 Diperbarui: 11 Oktober 2019   04:22 0 2 1 Mohon Tunggu...
Ketika Menulis Terkadang Sulit
pixabay

Menulis ternyata tak semudah yang dibayangkan, butuh tenaga ruang serta waktu untuk berfikir mencari imaginasi. apalagi di tengah kalut nan semaput seperti kondisi dunia saat sekarang ini. bukan sekedar dunia saja tapi aku juga, tak tau kenapa.. entahlah.

Bagi sebagian orang perkara menulis adalah hal mudah mau gimana pun kondisinya. Tapi entah kenapa antara jiwa, fikiran dan jemari ini seperti tak bertenaga seperti tak bisa diajak kompromi tak sama seperti saat aku mencoba menjamah dan mengolah remah-remah organik yang bertebaran di sekitar pekarangan rumahku. saat itu seperti mudah seperti thanos menjentikkan jemari nya saat menghilangkan setengah populasi dunia, tapi tidak untuk sekarang. rumit.

segala tentang seni indah ternyata seperti lekukan tubuh bumi serta segala isinya. terlihat indah dan seakan mudah mengeluarkannya, menumpahkannya tapi ternyata tidak. 

Seni menulis misalnya membutuhkan inspirasi, dan itu sulit! Tunggu dulu, memang sulit atau perasaanku saja? semoga hanya perasaanku saja.

Tapi sayangnya menulis tak sekedar inspiras, harus literasi juga kalau kata artikel di beberapa laman online seperti kompasiana, salah satu portal blogging yang tak henti memberikan asupan materi untuk dipahami sekaligus memperkaya kata-kata yang nantinya bisa diolah untuk dirangkai kembali ke dalam bentuk narasi yang kemudian bisa menjadi modal inspirasi bagi pembacanya. 

Begitu terus alur bergulir, seperti halnya aku mengolah remah-remah organikku menjadi gumpalan media serbuk hitam nan pekat itu dan nantinya digunakan untuk membantu menciptakan kehidupan baru dan berujung kembali menjadi remah remah organik (lagi).

Semua seperti hukum alam. Hukum-hukum regenasi !

Tapi seni menulis tak cuma sekedar inspirasi dan perbendaharaan kata-kata, butuh keterampilan dalam mengolahnya, merangkainya menjadi sebuah materi yang tertata. 

Tapi sudahlah, setiap orang mempunyai metodenya sendiri dan juga pengalaman serta minat yang berbeda- beda dalam menulis. yang jelas seni menulis sama seperti seni lain pada umumnya yaitu sebagai sebuah bentuk luapan ekspresi yang tulus dari hati, dan itu bagian dasar yang dimiliki setiap manusia, dan hak dari manusia itu sendiri.