Mohon tunggu...
Choirul Rosi
Choirul Rosi Mohon Tunggu... Penulis cerpen yang hobi membaca buku dan novel

Cerita kehidupan yang kita alami sangat menarik untuk dituangkan dalam cerita pendek. ūüĆź www.chosi17.com ūüďß choirulmale@gmail.com IG : @chosi17

Selanjutnya

Tutup

Novel Pilihan

Teana - Pygmalion (Part 34)

19 November 2018   17:29 Diperbarui: 19 November 2018   17:33 0 1 0 Mohon Tunggu...
Teana - Pygmalion (Part 34)
Dokpri

Yodh merasa senang karena Taw telah berhasil merebut kembali Patung Dewa Dhushara. Malam hari setelah Taw mengabarkannya kepada Yodh, panglima Kerajaan Yodh segera menyusul Taw di Kota Hegra. Melewati dimensi waktu, mereka akhirnya sampai di Kerajaan Yodh dalam beberapa menit saja.

       Ketika Taw membawa patung itu masuk kedalam Kerajaan Yodh, semua penghuni kerajaan berusaha menghindar. Kekuatan patung itu membuat para jin di Kerajaan Yodh melemah. Sebagian dari mereka berteriak -- teriak karena merasakan panas menjalar di tubuhnya. Beberapa penghuni kerajaan berjalan terseret -- seret lalu berubah menjadi ular. Ketika Taw mendekatkan patung itu kepada seorang jin penjaga, tubuh halus jin itu pelan -- pelan memudar. Sebab ia memaksa Taw untuk menunjukkan apa yang ia bawa. Hingga akhirnya Taw menjauhkan patung itu darinya.

       Melihat keadaan yang makin kacau, Taw menemui panglima kerajaan yang berada tak jauh dari pintu gerbang untuk memanggil Yodh keluar.

"Baiklah, kau tunggu disini. Aku akan memanggil Yang Mulia Yodh untuk menemuimu."

       Panglima itu berjalan melata diatas ekornya. Menggeliat -- geliat dengan lincah menuju kedalam kerajaan. Tak lama kemudian Yodh keluar dari kerajaannya. Ia menemui Taw yang berdiri disamping pintu gerbang.

"Ada apa kau memanggilku kemari Taw?"

"Maaf Tuan, aku lihat para pengikutmu tidak sanggup menahan kekuatan dari patung Dewa Dhushara ini. Jadi aku tidak bisa membawa patung ini masuk kedalam. Mungkin Tuan mempunyai cara lain untuk membawa patung ini?" tanya Taw.

       Yodh diam sejenak untuk berpikir. Setelah itu ia mengambil patung Dewa Dhushara dari tangan Taw. Ia mulai memejamkan matanya, lalu memindahkan sedikit demi sedikit kekuatannya kedalam patung itu. Sebuah pendar cahaya kuning memancar dari telapak tangan Yodh.

"Ayo kita masuk, kekuatan patung ini sudah aku kendalikan."

       Yodh mengajak Taw memasuki kerajaannya. Ia menjamu Taw sebaik mungkin. Di ruang utama kerajaan telah berkumpul para pembesar kerajaan. Yodh memperkenalkan Taw kepada mereka. Sambutan mereka membuat Taw merasa senang.

"Akhirnya apa yang aku incar selama ini membuahkan hasil. Sebentar lagi Bangsa Bawah akan bangkit untuk menguasai Bangsa Manusia." ucap Yodh bangga didepan pengikut -- pengikutnya. Suara tepuk tangan bergemuruh di ruangan itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
KONTEN MENARIK LAINNYA
x