Choirul Rosi
Choirul Rosi Pegawai

Cerita kehidupan yang kita alami sangat menarik untuk dituangkan dalam cerita pendek.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Teana - Al Habis (Part 18)

6 Juli 2018   22:20 Diperbarui: 6 Juli 2018   22:29 308 0 0
Teana - Al Habis (Part 18)
Teana - Dokpri

     Seorang gadis berkulit kemerah -- merahan itu berjalan menyusuri jalanan utama Kota Petra. Dengan memakai pakaian khas Bangsa Yunani, ia berjalan menuju bangunan tempat pemujaan Dewi Uzza. Orang Petra biasa menyebutnya sebagai Kuil Dewi Uzza.

            "Hai anak kecil, mau kemana kau!" seorang prajurit Petra berteriak memanggilnya.

            "Maaf Tuan, aku kemari hanya untuk menjalankan perintah orang tuaku. Memberikan

            persembahan ini kepada Dewi Uzza." ucap gadis kecil itu.

            "Siapa namamu?"

            "Aku Beth."

            "Beth? Sebuah nama yang tidak umum untuk orang Petra. Darimana asalmu?"

            "Aku dari Yunani."

"Mengapa orang tuamu tidak menemanimu kemari? Kau tahu, orang yang berasal dari luar Petra tidak bisa dengan mudah masuk kemari. Itu sudah peraturan kerajaan." Prajurit itu menegaskan.

"Aku disini hanya beberapa hari, aku tinggal dirumah bibiku."

"Baiklah, tunjukkan kalau ucapanmu itu benar."

     Beth segera meraih bungkusan kain yang dibawanya. Ia mengeluarkan sebuah benda kecil. Patung  Dewi Uzza yang terbuat dari batu giok berwarna hijau.

            "Ini Tuan," ucap Beth sambil menyodorkan patung itu.

     Tanpa diperintah, kedua prajurit penjaga pintu gerbang Kota Petra menundukkan kepala mereka. Sebuah penghormatan tertinggi kepada Dewi mereka.

     Beth pun bergegas pergi setelah urusannya dengan prajurit itu selesai.

***

       "Ayah, kira -- kira bagaimana keadaan wanita berkerudung coklat tadi? tanya Teana.

       "Mengapa kau menanyakan itu Teana?" Rashad balik bertanya kepada Teana.

       "Aku merasa kasihan saja Ayah,"

       "Sudahlah, berdo'alah semoga Dewa melindunginya." ucap Rashad dari atas kudanya. Galata pun

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5