Mohon tunggu...
Lutvi AyuWulandari
Lutvi AyuWulandari Mohon Tunggu... Mahasiswa IAIN Jember (PGMI'19/D4)

Segalanya atas izin Allah Bismillah

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Aliran dan Tokoh dalam Filsafat Pendidikan

26 Maret 2020   17:06 Diperbarui: 26 Maret 2020   17:05 6 0 0 Mohon Tunggu...

Aliran -- aliran pendidikan sendiri adalah pemikiran yang membawa pembahasan dalam dunia pendidikan. Pemikiran tersebut berlangsung seperti diskusi berkepanjangan, yaknni pemikiran-pemikiran terdahulu selalu ditanggapi dengan pro dan kontra oleh pemikir selanjutnya.

A. Aliran-aliran Filsafat Pendidikan

1. Aliran Progresivisme, salah satu aliran filsafat pendididkan yang berkembang pesat pada permulaan abad ke XX dan sangat berpengaruh dalam pembaruan pendidikan. Tokoh aliran ini adalah Jhon Dewey. Aliran ini berpendapat bahwa manusia mempunyai kemampuan-kemampuan yang wajar dan dapat menghadapi serta mengatasi masalah yang bersifat menekan ataupun masalah-masalah yang bersifat mengancam didirinya. Aliran ini memandang bahwa manusia mempunyai akal dan kecerdasan.
2. Aliran esensialisme, aliran yang menginginkan agar manusia kembali kepada kebudayaan lama, karena kebudayaan lama telah banyak melakukan kebaikan untuk manusia. Esensialisme merupakan perpaduan antara ide-ide filsafat idealism dan realisme.
3. Aliran Perennialisme, suatu aliran dalam dunia pendidikan yang lahir pada abad ke-20. Lahir menjadi reaksi terhadap suatu pendidikan yang menentang pandangan progresifisme yang mana menekankan perubahan dan sesuatu yang baru. Perennialisme terdapat tiga tokoh yang memberikan pengaruh yaitu, Plato, Aris Toteles dan dan Thomas. Aliran ini menekankan pada kebenaran, keabadian, keidealan dan keindahan dari waktu pada barisan budaya dan dampak social tertentu.


B. Tokoh Pelopor Filsafat Pendidikan
1. Plato, plato merupakan filosof Yunani yang aktif mengembangkan dunia filsafat dengan mendirikan sekolah khusus yang disebut academi. Plato berpandangan bahwa konsep ide merupakan suatu pandangan terdapat suatu dunia dibalik alam pernyataan dan sebagai dari hakikat suatu yang ada
2. Aris Toteles, merupakan bapak ilmu. Beliau berpandangan bahwa ilmu pendidikan dibangun melalui riset pendidikan. Riset disini  yaitu merupakan suatu gerak maju dan kegiatan-kegiatan observasi mejunu prinsip-prinsip umum. Yang bersifat menerapkan dan kembali pada observasi tersebut. Aris Toteles juga berpandangan bahwa para ilmuan harus menarik kesimpulan secara induksi dan deduksi. Kesimpulan yang diperoleh tersebut diperoleh dati tahapan-tahapan induksi dan digunakan untuk premis-premis deduksi dari pernyataan-pernyataan tentang observasi.
3. John Locke, tokoh dari Inggris dan populer sebagai "pemikir dunia" mengatakan bahwa pendidikan hendaknya selalu dekat dengan situasi dan kondisi. Ia juga memiliki sekolah kerja untuk anak-anak miskin

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x