Mohon tunggu...
Luthfiyana Felda Anggraeni
Luthfiyana Felda Anggraeni Mohon Tunggu... ------

Hallo

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Penerapan Pengendalian Intern dalam Bisnis Jajanan Corn Dog Sosis Mozarella

19 April 2021   23:12 Diperbarui: 19 April 2021   23:57 136 1 0 Mohon Tunggu...

Dosen Pengampu : Sri Dewi Wahyundaru, SE,MSi,Ak,CA,ASEANCPA,CRP
Email : sridewi@unnisula.ac.id
Jona Aprilya Herawati
Mahasiswa Accounting  Fakultas  Ekonomi Universitas Sultan Agung Semarang

Pada masa sekarang dunia bisnis sudah semakin kompleks dan perkembangan teknologi yang semakin maju tentunya mempengaruhi stabilitas kegiatan di setiap perusahaan atau instansi. Berkat teknologi yang diperbarui, setiap perusahaan mengambil langkah untuk penyesuaian dan menghemat semua sumber daya. Untuk alasan ini, perusahaan harus memiliki pengendalian internal untuk perusahaannya masing-masing.

Pengendalian intern atau kontrol intern didefinisikan sebagai suatu proses, yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi, yang dirancang untuk membantu organisasi mencapai suatu tujuan atau objektif tertentu. Pengendalian intern merupakan suatu cara untuk mengarahkan, mengawasi, dan mengukur sumber daya suatu organisasi. Ia berperan penting untuk mencegah dan mendeteksi penggelapan (fraud) dan melindungi sumber daya organisasi baik yang berwujud (seperti mesin dan lahan) maupun tidak berwujud.

Tujuan pengendalian intern berkaitan dengan keandalan laporan keuangan, umpan balik yang tepat waktu terhadap pencapaian tujuan-tujuan operasional dan strategis, serta kepatuhan pada hukum dan regulasi. Pada tingkatan transaksi spesifik, pengendalian intern merujuk pada aksi yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu (mis. memastikan pembayaran terhadap pihak ketiga dilakukan terhadap suatu layanan yang benar-benar dilakukan). Prosedur pengedalian intern mengurangi variasi proses dan pada gilirannya memberikan hasil yang lebih dapat diperkirakan.

Elemen-elemen Pengendalian Intern secara umum
1.Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
2.Penilaian Risiko (Risk Assesment)
3.Prosedur Pengendalian (Control Activities)
4.Pemantauan (Monitoring)
5.Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)

Elemen-elemen Pengendalian Intern dalam Bisnis Jajanan Corndog Sosis Mozzarella
1.Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
Lingkungan pengendalian perusahaan mencakup sikap para manajemen dan karyawan terhadap pentingnya pengendalian yang ada di organisasi tersebut. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap lingkungan pengendalian adalah filosofi manajemen (manajemen tunggal dalam persekutuan atau manajemen bersama dalam perseroan) dan gaya operasi manajemen (manajemen yang progresif atau yang konservatif), struktur organisasi (terpusat atau ter desentralisasi) serta praktik kepersonaliaan.
Pada elemen ini pemisahan beberapa fungsi atau bagian. Misalnya barang yang sudah siap dijualbelikan harus sudah  direncanakan memerlukan bagian bagian apa saja. Contohnya Corndog Sosis Mozzarella yang sudah siap dijual memerlukan bagian penjualan, bagian pengiriman, bagian pemesanan, bagian pengemasan, bagian akuntansi, bagian riset perusahaan, bagian evaluasi kinerja dll.

2.Penilaian Risiko (Risk Assesment)
Semua bisnis memiliki risiko, dalam kondisi apapun yang namanya risiko pasti ada dalam suatu aktivitas.. Dalam bisnis Corndog Sosis Mozzarella sudah memikirkan suatu risiko yang dapat di identifikasi dapat di analisis dan evaluasi sehingga dapat di perkirakan intensitas dan tindakan yang dapat meminimalkannya. Seperti SDM ,bisnis kami memilih beberapa SDM yang cakap pada sesuai bidangnya.

3.Prosedur Pengendalian (Control Activities)
Prosedur pengendalian bisnis Corndog Sosis Mozzarella ditetapkan untuk menstandardisasi proses kerja sehingga menjamin tercapainya tujuan perusahaan dan mencegah atau mendeteksi terjadinya ketidakberesan dan kesalahan. Prosedur pengendalian meliputi hal-hal sebagai berikut:
•Personil yang kompeten, mutasi tugas dan cuti wajib.
•Pelimpahan tanggung jawab.
•Pemisahan tanggung jawab untuk kegiatan terkait.
•Pemisahan fungsi akuntansi, penyimpanan aset dan operasional.

4.Pemantauan (Monitoring)
Pemantauan terhadap sistem pengendalian intern akan menemukan kekurangan serta meningkatkan efektivitas pengendalian. Pengendalian intern dapat di monitor dengan baik dengan cara penilaian khusus atau sejalan dengan usaha manajemen. Usaha pemantauan bisnis Corndog Sosis Mozzarella yang terakhir dapat dilakukan dengan cara mengamati perilaku karyawan atau tanda-tanda peringatan yang diberikan oleh sistem akuntansi.
5.Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)
Informasi dan komunikasi merupakan elemen-elemen yang penting dari pengendalian intern  bisnis Corndog Sosis Mozzarella. Informasi tentang lingkungan pengendalian, penilaian risiko, prosedur pengendalian dan monitoring diperlukan oleh manajemen Winnebago pedoman operasional dan menjamin ketaatan dengan pelaporan hukum dan peraturan-peraturan yang berlaku pada perusahaan.

Dari penjelasan mengenai Pengendalian intern di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengendalian intern sangat berperan penting bagi perusahaan ataupun bisnis karena jika kita tidak memakai atau mempersiapkan Pengendalian intern terlebih dahulu akan repot dan kesusahan untuk merancang perusahaan. Dan tentu saja SIA (Sistem Informasi Akuntansi) sangat penting juga dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu, suatu perusahaan perlu merancang dan menjalankan SIA dengan baik demi lancarnya kegiatan usaha dan tercapainya tujuan perusahaan sehingga perusahaan bisa menjadi lebih baik lagi.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Pengendalian_intern

VIDEO PILIHAN