LuthfiAdeCandra
LuthfiAdeCandra

Manusia yang masih butuh belajar

Selanjutnya

Tutup

Digital

Arus Informasi Bebas ke Arus Perdagangan Bebas

27 Desember 2018   12:54 Diperbarui: 27 Desember 2018   13:06 277 0 0

Teknologi, Informasi dan Komunikasi kian waktu kian menjadi sebuah titik fokus perkembangan disuatu negara, perkembangan pembentukan jaringan yang meluas menjadi target kejayaan bangsa. Negara yang maju dikategorikan sebagai negara yang menjadi adidaya negara lainnya, pada suatu masa di mana sebuah kebebasan yang diberikan negara kepada rakyatnya ini menjadi peluang kemajuan yang ditawarkan pada sebuah perkembangan dalam dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi.

Dalam sejarah komunikasi, butuh hampir 40 tahun bagi radio untuk menjangkau pemirsa 50 juta dan 15 tahun bagi televisi untuk mencapai jumlah pemirsa yang sama - tetapi WWW membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk mencapai 50 juta pengguna pertamanya ( Naughton, 1999).

Pada tahun 2000, itu telah menjadi media global, dengan 320 juta pengguna. Menurut survei tahun 1999 dari World Wide Web oleh Inktomi yang berbasis di AS, ada satu miliar halaman web yang unik. Pertukaran teks, suara, dan gambar yang instan dan relatif murah telah membuat dampak besar pada komunikasi internasional. Internet, 'alat komunikasi yang tumbuh paling cepat', dengan jumlah pengguna yang diperkirakan tumbuh dari 150 juta pada tahun 1999 menjadi lebih dari 700 juta pada tahun 2001.

Pertumbuhan volume komunikasi internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemungkinan peningkatan bisnis melalui Internet telah menjadikannya penting bagi perusahaan-perusahaan transnasional untuk menuntut harmonisasi standar peralatan dan frekuensi sehingga peralatan telekomunikasi dan penyiaran dapat digunakan melintasi perbatasan nasional. Mereka mengambil peran utama dalam menetapkan standar dunia dalam teknologi komunikasi baru, karena standardisasi peralatan dan frekuensi merupakan dasar penting untuk melayani pasar global.

Hal yang menonjol adalah perubahan dari "arus informasi gratis, ke arus perdagangan bebas" atau yang biasa disebut dalam bahas inggris nya adalah 'free flow of information' to 'free flow of commerce. Pada perubahan ini menjelaskan bahwa hal ini melayani tujuan ekonomi dan politik, yang mana bagi pebisnis 'aliran bebas' membantu mereka mengiklankan dan memasarkan barang dan jasa mereka ke pasar luar negeri, melalui media yang digunakan untuk menyebarkan informasi dan produknya ke pasar bebas ini.

Perkembangan teknologi, dikombinasikan dengan liberalisasi dalam perdagangan dan telekomunikasi, telah bertindak sebagai katalis untuk e-commerce. Hal ini dimungkinkan sebagian besar karena pembukaan pasar global dalam layanan telekomunikasi dan produk teknologi informasi yang merupakan 'blok bangunan untuk perdagangan elektronik'. Yang menjadikan perdagangan di Internet telah terjadi sangat cepat - pada tahun 1998.