Mohon tunggu...
Mohammad Lutfi
Mohammad Lutfi Mohon Tunggu... Wiraswasta - Tenaga pengajar dan penjual kopi

Kunjungi blogku yo kawan http://www.bangtongar.com/?m=1

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Empat Hal Penghambat Perkembangan Organisasi

25 September 2021   19:59 Diperbarui: 29 September 2021   13:17 429 16 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi rapat organisasi. Sumber: Shutterstock via Kompas.com

Setiap orang yang tergabung dalam organisasi tentu ingin melihat organisasi yang didirikan atau diikuti berkembang. 

Dengan berkembangnya sebuah organisasi yang diikuti, secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa organisasi tersebut memiliki progres yang baik di masa mendatang. 

Perkembangan organisasi itu pula menunjukkan ketercapaian visi dan misi organisasi yang sedari awal pembentukannya.

Berdasarkan pandangan tersebut di atas, dapat dinilai bahwasanya perkembangan organisasi tidak terjadi begitu saja. Akan tetapi, perkembangan organisasi terjadi karena adanya perencanaan yang matang dan tindakan nyata dari sebuah perencanaan. 

Dari kedua tindakan inilah nantinya orang-orang yang ada dalam organisasi dapat mengevaluasi segala bentuk kelebihan, kekurangan, ancaman dan peluang yang dimiliki organisasi.

Sekilas dari penjabaran tersebut tampak mudah untuk dilakukan. Namun realitanya terkadang berbanding terbalik dari yang diimpikan. Ada yang hanya sampai pada tahap perencanaan dan tak kunjung diaplikasikan. 

Sialnya lagi ada yang hanya sebatas keinginan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri terhadap orang-orang yang menginginkan organisasinya berkembang.

Problematika sebagaimana di atas tentu ada beberapa faktor yang mendasari, baik secara individu maupun kelompok. 

Berikut ini beberapa faktor yang sekiranya dapat menjadi penghambat dalam perkembangan organisasi.

1. Lemahnya Komitmen Bersama

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan