Mohon tunggu...
Lutfi Syahwa Syahrani
Lutfi Syahwa Syahrani Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa S1 Program Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Waduk Sermo, Suplesi Irigasi yang Berkembang Jadi Artraksi Wisata Favorit Anak Muda Masa Kini

22 Maret 2020   19:39 Diperbarui: 22 Maret 2020   20:31 74 6 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Waduk Sermo, Suplesi Irigasi yang Berkembang Jadi Artraksi Wisata Favorit Anak Muda Masa Kini
Dokumen Pribadi: Pemandangan tepi Waduk Sermo sore hari.

Dibangun pada tahun 1994, Waduk Sermo memiliki fungsi vital bagi penduduk Dusun Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Waduk Sermo dimanfaatkan sebagai suplesi daerah irigasi Sistem Kalibawang yang memiliki cakupan areal seluas 7.152 hektare. Karena kualitas air yang baik, Waduk Sermo juga dimanfaatkan sebagai air baku air minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kulonprogo. Kini Waduk Sermo tak hanya dimanfaatkan menjadi suplesi irigasi dan sumber air PDAM, namun juga dimanfaatkan warga sekitar sebagai atraksi wisata.

Cooper (via Andrianto, 2016) mengemukakan bahwa untuk memenuhi segala kebutuhan dan pelayanan, suatu daerah tujuan wisata harus didukung oleh empat komponen utama dalam pariwisata atau biasanya dikenal dengan istilah "4A" yang harus dimiliki oleh sebuah daya tarik wisata, yaitu: attraction (atraksi), accessbility (aksesibilitas), amenities (fasilitas), dan ancilliary (pelayanan tambahan).

Lalu, bagaimana wisata Waduk Sermo apabila ditinjau dari keempat komponen tersebut?

Waduk Sermo yang terletak tidak jauh dari atraksi Wisata Alam Kalibiru memiliki suasana alam yang asri dengan dilengkapi pemandangan hamparan pegunungan yang indah. Wisatawan dapat memancing, berlayar menggunakan perahu motor, berkemah di tepi waduk, dan beberapa spot foto instagramable. Konon katanya, Waduk Sermo merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati sunrise di Yogyakarta.

Wisata Waduk Sermo dikelola oleh Forum Komunitas Masyarakat Waduk Sermo bersama dengan dinas pariwisata terkait. Hal ini tercantum dalam Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Kawasan Waduk Sermo.

Aksesibilitas menuju Waduk Sermo sangat mendukung aktivitas wisata. Jarak antara Waduk Sermo dengan pusat kota Yogyakarta sekitar 35 kilometer melalui Jl.Yogyakarta-Wates. Kondisi jalan seluruhnya sudah beraspal dan lebar, cukup untuk kendaraan besar. 

Layanan transportasi umum juga tersedia apabila wisatawan tidak memiliki kendaraan pribadi. Caranya yaitu dengan naik Bus jurusan Kebumen atau Purwokerto dan turun di Terminal Wates. Sesampainya di Terminal Wates, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan layanan transportasi umum angkutan kota jurusan Sermo-Kalibiru atau ojek motor.

Akhir-akhir ini, kegiatan berkemah di tepi Waduk Sermo menjadi tren tersendiri bagi anak muda. Hanya dengan membayar biaya retribusi sebesar Rp.10.000,00 dan harga tiket masuk wisata sebesar Rp.2000,00 wisatawan dapat berkemah di tepi Waduk Sermo. 

Dengan biaya tersebut wisatawan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti lahan untuk mendirikan tenda, toilet, tempat parkir, jaminan asuransi, dan kebersihan. 

Selain itu, terdapat beberapa warung makan sederhana yang tersedia sejak pagi hingga malam hari. Pengelola belum menyediakan peralatan berkemah sehingga wisatawan harus mempersiapkanya sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x